Sekjen Gerindra Ungkap Tiga Wejangan Megawati untuk Presiden Prabowo
Khususnya, wejangan tersebut dalam menghadapi situasi ekonomi negara.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sejumlah wejangan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Khususnya, wejangan tersebut dalam menghadapi situasi ekonomi negara. Misalnya, mengenai kebijakan tarif yang ditetapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
"Ibu Megawati lebih banyak berbicara tentang pengalaman beliau sebagai Presiden ketika menghadapi situasi yang tidak gampang dalam pemulihan ekonomi nasional, karena Pak Prabowo juga bicara tentang berbagai macam problem dan tantangan global yang sekarang ini mengemuka," Kata Muzani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/4).
"Utamanya akibat dari kebijakan Presiden Donald Trump berkaitan dengan pengenaan tarif yang digunakan untuk produk-produk Indonesia terhadap ekspor di Amerika dan banyak negara-negara yang juga terkena," sambungnya.
Respons Prabowo
Megawati menyampaikan pengalamannya dalam melakukan pemulihan ekonomi. Prabowo menyimak saran-saran dari Megawati.
"Ibu Megawati menyampaikan pengalamannya melakukan pemulihan ekonomi nasional yang ketika itu juga tidak gampang, dan Pak Prabowo sangat memperhatikan berbagai pandangan pengalaman yang pernah dilakukan oleh Ibu Megawati dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.
Megawati dan Prabowo sepakat menjadikan hal ini momentum kebangkitan produk Indonesia. Karena diprediksi produk impor akan semakin mahal.
"Yang ketiga, keduanya juga sepakat bahwa ini harus dijadikan momentum untuk melakukan kebangkitan bagi produk-produk Indonesia, karena menggunakan produk impor itu juga barangkali juga akan makin mahal, maka hanya produk-produk tertentu saja yang mungkin akan terus dilakukan impor," papar Muzani.
"Inilah waktunya produk Indonesia menjadi tuan rumah di negeri Indonesia. Maka cintailah produk-produk Indonesia. Itulah beberapa hal yang dibicarakan oleh kedua pemimpin di dalam pertemuan hampir satu setengah jam, yang saya dapatkan dari penjelasan Pak Prabowo kepada kami," imbuh dia.