Rahayu Saraswati Mundur dari DPR Digadang-gadang Jadi Menpora, ini Tanggapan Fraksi Gerindra
Fraksi Gerindra DPR menghormati keputusan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mundur dari DPR.
Sekretaris Fraksi Gerindra DPR, Bambang Haryadi angkat bicara soal spekulasi nama Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara menjadi calon Menpora usai mundur dari DPR. Menurut Bambang, jika memang akan menjadi Menteri, Sara tak perlu mundur lebih dulu dari parlemen.
“Kalau menjadi (menteri) kan urusan presiden, kedua enggak harus mundur dulu kan. Jadi (menteri) dulu baru mundur (dari DPR). Seperti contohnya menteri P2MI,” kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Menurut Bambang, kabar atau spekulasi tersebut hanya gosip semata sehingga tak perlu ditanggapi serius.
“Sebuah isu kalau tidak tahu narasumbernya itu namanya gosip kalau di Islam namanya ghibah. Tak perlu kita bahas,” kata dia.
Sebelumnya, Fraksi Gerindra DPR RI angkat bicara soal langkah Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara yang mundur dari posisinya sebagai anggota DPR periode 2024–2029. Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi menegaskan pihaknya menghormati keputusan tersebut.
“Fraksi Gerindra DPR menghormati pilihan tersebut dan akan memproses sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku. Sementara menunggu proses, maka Saudari Sara akan dinonaktifkan dari DPR,” kata Bambang dalam keterangan tertulis, Rabu (10/9/2025).
Bambang menjelaskan, proses administratif terkait keputusan Sara tersebut akan dilakukan melalui mekanisme yang diatur dalam undang-undang yang berlaku dan Fraksi Gerindra juga akan berkordinasi dengan DPP Partai Gerindra.
“Kami akan memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai aturan. Fraksi Gerindra tetap konsisten menjaga komitmen kelembagaan dan ketentuan perundang-undangan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Sara yang merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pengunduran dirinya dari DPR. Ia menyebut masih memiliki satu tugas akhir di parlemen terkait pembahasan rancangan undang-undang sebelum benar-benar berhenti bertugas.
Sara diketahui terpilih sebagai anggota DPR periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Jakarta III yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Pada Pemilu 2024 lalu, ia berhasil mengantongi suara signifikan yang mengantarkannya kembali ke Senayan lewat Partai Gerindra.