LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pilgub DKI, PPP sebut Risma adalah pilihan utama

Menurutnya, Romi terus berkomunikasi dengan Megawati.

2016-08-04 11:49:35
Pilgub DKI 2017
Advertisement

Partai Persatuan Pembangunan telah menyatakan tidak akan mendukung incumbent Basuki T Purnama alias Ahok. Partai pimpinan Romahurmuziy mulai bergerilya mencari tokoh yang sepadan dengan Ahok.

Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani, mengatakan salah satu nama yang mulai masuk radar adalah wali kota Surabaya Tri Rismaharini. Bahkan, Asrul menyebut Risma adalah pilihan utama untuk diusung partainya.

"PPP memang menjadikan Risma sebagai pilihan pertama, dari pengalaman dan track recordnya di bidang pemerintahan daerah," kata Asrul saat dihubungi, Kamis (4/8).

Partai berlambang ka'bah ini membuka komunikasi dan penjajakan koalisi dengan PDIP, Gerindra, Demokrat dan PAN. Arah dari konsolidasi tersebut adalah mencari calon gubernur selain Ahok.

"Kedua, PPP juga melakukan pembicaraan intensif dengan partai-partai lain termasuk PDIP, Gerindra, Demokrat dan PAN menjajaki kemungkinan koalisi untuk menghadirkan cagub yang dapat mengimbangi petahana," terangnya.

Khusus dengan PDIP, lanjut Asrul, PPP melalui ketua umum Romahurmuziy telah intens berkomunikasi dengan ketua umum Megawati Soekarnoputri terkait izin meminang Risma dan koalisi bersama.

Akan tetapi, Asrul menambahkan Mega meminta PPP untuk bersabar karena PDIP memiliki prosedur dan mekanisme yang harus dijalankan. Mendengar alasan Mega, PPP pun menghormati dan menghargai sikap PDIP itu.

"Dengan PDIP malah PPP adalah yang pertama berkomunikasi langsung pada level paling atas, yakni Mas Romahurmuziy yang terus berkomunikasi dengan Bu Mega," tegasnya.

"Namun PPP kan juga menghormati proses internal yang sedang berjalan di PDIP sehingga ketika Bu Mega menyampaikan kepada kami agar tidak usah terburu-buru," tambah Asrul.

Baca juga:
Ahok janji bakal netral tak bagi-bagi dana meski tidak kampanye
Ahok pilih awasi APBD ketimbang cuti: Siapa jamin PNS Mendagri jujur
Kekuatan media sosial para kandidat
PKB DKI masih lirik Ahok, lihat kinerja sampai September
Ahok tak akan lobi partai demi dukungan politik di Pilgub DKI
Judicial review aturan cuti kampanye, Ahok klaim hormati konstitusi
Pertaruhan Risma jika maju melawan Ahok

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.