Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kekuatan media sosial para kandidat

Kekuatan media sosial para kandidat ahok sandiaga risma. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - "Empat tahun lagi," tulis Barack Obama di twitternya sesaat setelah tahu dia terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat untuk kali kedua, 2012 lalu.

Tak ayal cuitan itu segera disambar oleh 22 juta pengikutnya di twitter. Tak kurang, cuitan Obama itu di-retweet sebanyak 320 ribu kali.

Walau didera ekonomi yang melambat dan tingginya angka pengangguran, Obama berhasil mengalahkan musuhnya dari kubu Republik Mitt Romney setelah tanpa henti mengimbau orang keluar untuk memilih lewat Twitter, Facebook, dan platform media sosial lainnya.

Foto Obama yang memeluk bahagia istrinya sesaat setelah dinyatakan menang yang dimuat di akun Facebook-nya, juga di-share puluhan ribu kali oleh sekitar 32 juta penggemarnya.

Memang, Obama adalah pemimpin dunia pertama yang memperkenalkan kampanye media sosial dalam politik. Ketika berhasil menang untuk pertama kali, Obama berbeda dengan lawan politik konvensionalnya yang hanya menggunakan kampanye terbuka dan iklan sebagai bagian dari kampanye politik.

Obama justru menang karena tahu kekuatan media sosial. Dia betul-betul memanfaatkan kekuatan media sosial di dunia maya. Dan untuk pemilihan kedua, dia masih menggunakan cara yang sama dan hasilnya sukses besar.

Adu kekuatan media sosial itu juga tercermin dalam perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang tinggal setahun lagi. Belajar dari Obama, para kandidat Gubernur DKI juga tak mau meremehkan kekuatan siber media sosial di dunia maya. Masing-masing partai maupun calon agaknya sudah mulai memanaskan mesinnya masing-masing.

Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok adalah salah satu kandidat yang sudah pasti. Semula dia berniat maju secara perseorangan, tapi dia berubah pikiran dan melirik untuk diusung oleh partai. Apalagi, tiga partai telah resmi menyatakan dukungan terhadap Ahok.

Selain Ahok, Sandiaga Uno dipastikan akan maju sebagai salah satu peserta Pilgub DKI Jakarta menghadapi Ahok. Pria yang akrab disapa Sandi ini dipilih langsung dalam rapat koordinasi nasional Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Sementara, nama Tri Rismaharini juga masuk dalam bursa Pilgub DKI 2017. Meski belum diumumkan secara resmi oleh PDIP sebagai kandidat calon gubernur, namun sejumlah relawan telah mengajukan namanya.

Genderang perang sudah ditabuh oleh para pendukung kandidat melalui jejaring media sosial. Seperti apa kekuatan ketiganya di media sosial? Berikut ulasannya:

1. Sandiaga Uno

fp sandiaga uno

Calon yang diusung Partai Gerindra ini sudah memiliki laman Facebook sendiri. Laman tersebut dibuatnya jauh sebelum namanya masuk ke dalam bursa pencalonan Gubernur DKI Jakarta. Sandiaga juga memiliki barisan relawan sendiri yang diberi nama Sahabat Sandiaga Uno atau biasa disingkat SSU. Jumlah pengguna internet yang mengikuti lamannya pun cukup signifikan.

Facebook:

Sandiaga Salahuddin Uno

188.820 Orang menyukai halaman ini

Dibuat sejak 1 April 2009

Sahabat Sandiaga Uno

23.618 Orang menyukai halaman ini

Dibuat sejak 6 September 2015

Twitter:

Sandiaga S. Uno @sandiuno

Pengikut 379.000

Bergabung April 2010

Sahabat Sandiaga Uno @SahabatSSU

Pengikut 291

Bergabung September 2015

2. Tri Rismaharini

fp jaklovers

Nama Risma memang sudah lama mencuat sebagai salah satu kandidat calon Gubernur DKI Jakarta. Sejumlah politikus PDIP telah berkali-kali mengungkap namanya untuk maju melawan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama. Meski begitu, PDIP belum secara resmi menunjuknya untuk maju. Namun, sejumlah simpatisan sudah mulai membuat akun-akun di media sosial sebagai bentuk dukungan.

Facebook:

RISMA for DKI 1

116 Orang menyukai halaman ini

Dibuat sejak 10 Mei 2016

Jaklovers

306 Orang menyukai halaman ini

Dibuat sejak 16 Juli 2016

Twitter:

KaRisma Jakarta ‏@KarismaJakarta

Pengikut 11.600

Bergabung Juni 2012

Gue Jaklovers ‏@guejaklovers

Pengikut 74

Bergabung Juli 2016

3. Basuki T Purnama

fp ahok

Ahok disebut-sebut sebagai kandidat terkuat dalam Pilgub DKI Jakarta. Sebagai calon petahana, banyak survei menyebutkan mantan Bupati Belitung Timur ini bakal kembali menduduki kursinya untuk kedua kali. Ahok sendiri telah memiliki barisan pendukung bernama Teman Ahok. Organisasi tersebut berhasil mengumpulkan satu juta KTP agar Ahok bisa maju melalui jalur independen, namun Ahok kini telah memutuskan maju melalui jalur partai.

Facebook:

Teman Ahok

296.702 Orang menyukai halaman ini

Tanggal dibuat tidak diketahui

Basuki Tjahaja Purnama

1.104.955 Orang menyukai halaman ini

Tanggal dibuat tidak diketahui

Twitter:

Ahok Basuki TPurnama ‏@basuki_btp

Pengikut 5.353.164

Bergabung Februari 2010

Teman Ahok @temanAhok

Pengikut 79,6 rb

Bergabung Maret 2012

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP