Perjalanan Politik Jenderal Eks Panglima TNI, Calon Ketua PDIP Jateng Pengganti Bambang Pacul
Andika Perkasa mantan Panglima TNI menjadi sorotan sebagai calon Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.
Sosok Andika Perkasa kembali menuai sorotan setelah namanya masuk bursa calon Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah (Jateng). Mantan Panglima TNI itu menjadi satu dari dua kandidat kuat menggantikan Bambang 'Pacul' Wuryanto usai dicopot Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dari pucuk pimpinan PDI Perjuangan Jawa Tengah.
Nama Andika bersaing ketat dengan FX Hadi Rudyatmo (Rudy). Rudy yang juga mantan Wali Kota Solo dikenal sebagai kader setia partai banteng moncong putih. Rudy yang saat ini menjadi Plt PDI Perjuangan Jateng telah lebih dari 5 periode memimpin DPC PDI Perjuangan Solo. Selain militan, Rudy juga dikenal dekat dengan Megawati Soekarnoputri.
Sementara Andika Perkasa adalah mantan calon Gubernur Jateng saat Pilkada tahun 2024. Meski terbilang baru, Andika Perkasa memiliki pengalaman dengan jiwa kepemimpinan di TNI. Andika pernah menjabat sebagai Panglima TNI di era Presiden Joko Widodo.
Selain kedua tokoh tersebut, kader senior PDI Perjuangan Kota Solo YF Sukasno juga masuk dalam bursa calon Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng. Selain aktif di kepengurusan DPC Solo, YF Sukasno tercatat pernah dua kali menjabat sebagai Ketua DPRD Solo tahun 2004-2014.
Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo Teguh Prakosa membenarkan kabar terkait bursa calon Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng. Ia juga menyampaikan jika sistem rekrutmen tidak seperti dulu bottom up, namun diputuskan oleh DPP.
"Yang berkembang di Kota Solo untuk usulan ketua DPD salah satunya adalah Plt Ketua DPD PDIP Jateng bapak FX Hadi Rudyatmo. Lalu ada tambahan yang muncul Pak Kasno, Pak Andika, Pak Harsono, ada Bu Roro," ujar Teguh, Minggu (7/9).
Karir Militer Cemerlang
Andika Perkasa diketahui adalah seorang purnawirawan TNI yang memiliki rekam jejak karir militer yang cemerlang. Saat ini, namanya mencuat dalam bursa calon Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Latar belakangnya yang kuat di dunia militer dan politik menjadikannya kandidat yang diperhitungkan.
Andika lahir pada 21 Desember 1964 di Bandung, Jawa Barat. Ia berasal dari keluarga campuran dengan darah Jawa yang mengalir deras dalam dirinya. Menikah dengan Diah Erwiany, Andika dikaruniai tiga orang anak yang bernama Alex, Angela, dan Andrew Perkasa.
Andika Perkasa merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987 dan bergabung dengan Korps Baret Merah, Kopassus. Ia juga menempuh pendidikan militer di Amerika Serikat, termasuk di Harvard University dan George Washington University, yang menambah kredibilitasnya sebagai pemimpin.
Karir militer Andika dimulai setelah lulus dari Akademi Militer, di mana ia bergabung dengan Grup 2/Para Komando Kopassus. Selama karirnya, ia telah menjabat di berbagai posisi penting, termasuk sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden pada tahun 2014 dan Panglima TNI ke-21 pada tahun 2021.
Selama menjabat sebagai Panglima TNI, Andika dikenal melakukan perubahan kebijakan yang progresif. Ia menghapus persyaratan tes keperawanan bagi calon Komando Wanita Angkatan Darat dan mengurangi tinggi badan untuk persyaratan Akmil. Kebijakan ini menunjukkan komitmennya terhadap kesetaraan gender dalam militer.
Kiprah Politik Andika Perkasa
Andika Perkasa memasuki dunia politik sebagai Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden 2024. Ia kemudian diusung oleh PDI Perjuangan sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Tengah 2024, berpasangan dengan Hendrar Prihadi. Namun kalah dari pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen.
Nama Andika Perkasa kini kembali mencuat dalam bursa pemilihan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Penjaringan calon dilakukan secara berjenjang, dan Andika diusulkan oleh kader di Kota Solo. Proses ini menunjukkan dukungan yang kuat dari basis partai.