Pengusaha ngeluh tapioka dikuasai 'pemain besar', ini janji Sandiaga
Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi sentra industri kerupuk di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (10/10). Dalam kunjungan itu, ia bertemu dan mendengar berbagai keluhan dari pengusaha kerupuk.
Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi sentra industri kerupuk di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (10/10). Dalam kunjungan itu, ia bertemu dan mendengar berbagai keluhan dari pengusaha kerupuk.
Salah satu keluhan yang diterima Sandiaga terkait persediaan tepung tapioka yang menjadi bahan baku utama pembuatan kerupuk. Pengusaha mengeluh stok tapioka ini dikuasai pemain besar. Akibatnya harga dipermainkan.
Hal lain yang dikeluhkan soal pengurusan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang memerlukan waktu lama. Ikan dan udang juga bahan baku pembuatan kerupuk Indramayu. Lambannya proses pengurusan izin ini membuat peningkatan produksi terhambat.
Menanggapi keluhan ini, Sandiaga berjanji akan memperbaiki perizinan dan tata kelola distribusi tapioka. Jika persoalan ini tak diselesaikan, dapat menghambat penyerapan tenaga kerja.
"Saya sampaikan jika saya dan Pak Prabowo diizinkan oleh Allah SWT menjadi pemimpin di negeri ini, perizinan dan tata kelola tapioka kita perbaiki. Kita percepat," janjinya.
Mantan Wagub DKI Jakarta ini juga berjanji akan memperbaiki regulasi penerbitan SIPI. Dia berjanji akan memangkas birokrasi dan mempercepat proses perizinan tersebut.
"Tadi saya juga dari Tempat Pelelangan Ikan Karangsong. Nelayan di sana mengeluhkan hal yang sama. Terihat perizinan sangat berdampak pada penyerapan tenaga kerja, industri dan kesejahteraan," pungkasnya.
Baca juga:
Rommy sebut massa PPP DIY dukung Prabowo adalah kumpulan caleg gagal
TKN Jokowi bantah Sandi soal nasi ayam di Singapura: Kecuali piringnya ikut dimakan
Timses Jokowi rapat dengan Ma'ruf Amin bahas persiapan kampanye
Ketum PPP kapok empat kali keok lawan Jokowi
Punya basis pemilih muslim, Ma'ruf diyakini bisa dongkrak elektabilitas Jokowi
KPU larang Ma'ruf ke ponpes, Hasto sebut yang penting tidak ada politik uang
Tim Jokowi minta pencairan dana bencana tak dipolitisir