LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pengurus Golkar kecamatan: Ridwan Kamil harusnya tak PHP ke Golkar

Pernyataan bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kembali mengundang kecaman kader arus bawah dari Partai Golkar. Hal ini terkait ucapan Emil yang menyatakan akan menjadi kader Golkar namun dia membantahnya.

2017-11-13 10:40:22
Ridwan Kamil
Advertisement

Pernyataan bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kembali mengundang kecaman kader arus bawah dari Partai Golkar. Hal ini terkait ucapan Emil yang menyatakan akan menjadi kader Golkar namun dia membantahnya.

Juru bicara Forum Komunikasi Pengurus Kecamatan se Jawa Barat, Yayan Heryana mengatakan sebagai sahabat Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto, seharusnya Wali Kota Bandung tersebut tidak memberikan harapan palsu kepada partai yang dipimpin oleh sahabatnya tersebut.

"Sebagai sahabat Pak Setnov dan posisi Pak Setnov saat ini sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar, seharusnya Pak Emil tidak memberikan harapan palsu kepada kader partainya, termasuk kami yang ada di dalamnya sebagai pengurus di bawah," ujar Yayan, Senin (13/11) saat dihubungi.

Berdasarkan keterangan Yayan, kedekatan Ridwan Kamil dan Setya Novanto bukan hanya dalam konteks Pilkada Jawa Barat saja. Keduanya diketahui telah lama menjalin kedekatan melalui jaringan usaha jasa arsitek milik Emil. Posisi Setya Novanto sendiri menjadi pengguna jasa tersebut.

"Mereka berdua dekat sudah lama. Kang Emil kan punya usaha jasa arsitek. Kalau Pak Setnov membutuhkan jasanya untuk rencana pembangunan gedung, biasanya kontak ke Kang Emil. Jadi, ini mereka berdua sudah bersahabat lama sekali," ujarnya.

Menurut Yayan, retorika palsu Ridwan Kamil tersebut semakin menegaskan buruknya integritas yang dia miliki. Sebagaimana diketahui, dia kerap melontarkan wacana penawaran posisi calon Wakil Gubernur Jawa Barat kepada seluruh partai pengusungnya.

"Ke semua partai dia kan sering bicara mau cawagubnya dari partai itu, makanya rekomendasi cepat diperoleh. Termasuk ke Golkar minta Pak Daniel Mutaqien menjadi cawagubnya, tapi belakangan semua dibantah dan diarahkan ke partai koalisi," tuturnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Pengurus Partai Golkar Kecamatan Palasa, Kabupaten Majalengka, Dadang Mulyawan. Dia menegaskan pernyataan Ridwan Kamil tersebut telah melukai Partai Golkar baik secara kultur maupun secara struktur.

"Dia sendiri yang bilang ingin menjadi kader Golkar tapi dia sendiri yang membantah. Bahkan, mengatakan bahwa itu hanya retorika. Saya memahami retorika itu bukan penipuan. Ini tipu-tipu saja saya kira. Harusnya, DPP Golkar tersinggung, ini malah adem-ayem saja" ungkapnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengutarakan keinginannya menjadi kader Partai Golkar saat penyerahan rekomendasi partai tersebut kepadanya pada Kamis (9/11) lalu. Namun, pernyataan tersebut dia bantah di Rengasdengklok, Karawang pada Sabtu 11 November 2017 lalu.

Baca juga:
Dukung tanpa syarat, mahar PAN dan Deddy Mizwar cuma pakai kurma
PKS siap tempur menangkan Syaikhu atau Netty Heryawan di Jabar
Usung Deddy Mizwar-Syaikhu, PKS akui Netty Heryawan masih berpeluang
Ketua DPW dicopot jelang Pilgub Jabar, ini penjelasan PKS
Meski elektabilitas tertinggi, posisi Ridwan Kamil di Pilgub Jabar disebut belum aman
Petinggi Hanura kecewa Aceng Fikri dukung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.