LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Pansus angket bikin kostum khusus sindir KPK

Pansus angket bikin kostum khusus sindir KPK. Pansus angket KPK membuat kostum khusus. Kostum dibuat berkerah dengan dominasi warna biru tua itu berisikan kata-kata slogan bernada sindir KPK. Slogan itu terdapat di bagian belakang dan depan, hingga lengan.

2017-07-14 18:40:37
Pansus Angket KPK
Advertisement

Pansus angket KPK membuat kostum khusus. Kostum dibuat berkerah dengan dominasi warna biru tua itu berisikan kata-kata slogan bernada sindir KPK. Slogan itu terdapat di bagian belakang dan depan, hingga lengan.

Baju tersebut diharapkan bisa menjadi pemantik bagi KPK untuk kooperatif dengan Pansus Angket. Pada bagian lengan kostum berkerah itu juga terpasang bendera Indonesia, kata 'Pansus Angket KPK', dan slogan 'Fiat Justitia Ruat Caelum'.

Di bagian depan kostum tersebut, terdapat dua slogan, yakni 'Turn Back Crime' dan 'Berani Jujur Hebat'. Sementara, di bagian belakang kostum berisi slogan yang ditujukan kepada KPK yaitu 'Kalau Benar Kenapa Takut. Kalau Bukan Kita Siapa Lagi'. Slogan itu tepat dipasang di bawah kata 'Pansus'.

Anggota Pansus Angket KPK Masinton Pasaribu mengatakan, pihaknya membuat kostum sebagai motivasi sekaligus sindiran kepada KPK. Masinton menuturkan, slogan sindiran itu sengaja dibuat karena KPK tidak memiliki kejujuran.

"Kostum ini biar semangat berani jujur hebat. Karena yang di sana (KPK) tidak berani jujur hebat. (KPK) Tidak berani pakai tagline itu lagi," kata Masinton di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/7).

Kostum Pansus Angket KPK ©2017 merdeka.com/Raynaldo Ghifari



Slogan itu muncul, kata Masinton, karena KPK diisi oleh oknum-oknum yang tidak bersih. Hal itu terlihat dari sejumlah penyimpangan prosedur hukum yang dilakukan KPK.

Menurutnya, KPK tidak perlu khawatir jika diawasi Pansus jika tidak melakukan penyimpangan. "Kalau bersih kenapa risih. Katanya berani jujur hebat. Kalau (KPK) semakin resisten bererti ada yang ditutupi," tegas Masinton.

Politisi PDIP itu sempat berkelakar dengan penolakan KPK dievaluasi oleh Pansus. Dia mengibaratkan penolakan itu dengan musisi senior Achmad Albar berjudul 'Menanti Kejujuran' dan grup band Radja berjudul 'Jujur'.

"Ini ibarat lagu 'jujurlah padaku' sama lagunya Achmad Albar yang 'menanti kejujuran, menanti kepastian'," ujarnya sambil bernyanyi.

Advertisement

Baca juga:
Didukung Iluni UI lawan hak angket, ketua KPK ucapkan terima kasih
Ketemu pansus, dua LSM duga hak angket bisa melemahkan KPK
Pansus bakal hadirkan pakar hukum kontra angket KPK
Pansus revisi UU Pemilu masih buka lobi pemerintah sebelum paripurna
Pegawai KPK dinilai berpolitik, Fahri minta Menpan RB bertindak
Pimpinan KPK restui pegawai gugat Pansus angket ke MK
Fahri sebut pegawai KPK tak punya legal standing gugat Pansus ke MK

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.