LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

NasDem: Prabowo Ngomong Pasal 33 UUD, Tapi Menguasai Ratusan Ribu Ha Lahan

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate mengatakan, pernyataan calon presiden nomor urut 01, Jokowi mengenai lahan milik calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto bukanlah menyerang secara pribadi.

2019-02-20 02:04:00
Prabowo Subianto
Advertisement

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate mengatakan, pernyataan calon presiden nomor urut 01, Jokowi mengenai lahan milik calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto bukanlah menyerang secara pribadi.

Johnny pun menjelaskan, bagaimana Prabowo sendiri tidak sejalan dengan ucapannya. Ia juga mempertanyakan keberpihakan Prabowo dalam urusan lahan ini.

"Yang terlihat adalah paradoks, Pak Prabowo ngomong Pasal 33 soal keadilan ekonomi, itu berarti ingin melaksanakan seperti Pak Jokowi, tapi di saat yang sama menguasai ratusan ribu hektare lahan. Kesan paradoksnya ada, apalagi dengan cara menjawab," tukas Johnny di Jl. Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (19/2).

Advertisement

Sekjen NasDem ini pun menyinggung saat Prabowo mengatakan, daripada lahan diberikan kepada asing, lebih baik diberikan kepadanya yang nasionalis dan patriot.

"Di saat yang sama, Pak Prabowo memiliki konsesi lahan yang besar. Pak Prabowo tidak menggambarkan keberpihakkannya kepada rakyat," ujarnya.

Johnny menegaskan, ucapan Jokowi soal lahan juga menyangkut rekam jejak profesi seorang calon presiden. Menurutnya, masyarakat memang perlu tahu rekam jejak calon yang akan dipilihnya, sehingga informasi tersebut tidak sebaiknya ditutupi.

Advertisement

"Saat pensiun, (Prabowo) lalu mengambil posisi sebagai businessman, usahawan, maka rekam jejak usahawannya yang akan dilihat, apa saja di situ," tuturnya.

"Termasuk perusahaan terkait dengan lahan," lanjut Johnny.

Johnny mengatakan, maksud Jokowi menyebutkan persoalan lahan itu semata-mata untuk menunjukkan keberpihakan kebijakannya. Sebab, Jokowi memiliki kebijakan untuk mendistribusikan aset dengan lahan yang masa Hak Guna Usahanya (HGU) telah habis.

Lahan atau hutan yang tidak dikelola dengan baik atau sudah dikuasai oleh rakyat lalu diberikan status hukum oleh Jokowi.

"Jadi keberpihakan kepada rakyat, terkait distribusi lahan dan tetap menghormati konsesi kepada negara untuk korporasi," tandasnya.

Reporter: Ratu Annissa Suryasumirat

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Wapres JK Bantah Prabowo: Unicorn Justru Datangkan Modal Asing
Wapres JK Akui Ada Perjanjian Beri Lahan untuk eks Kombatan GAM
KPU Soal Usulan Debat Capres Ketiga Tanpa Panelis: Yang Bikin Pertanyaan Siapa?
Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu, JK Tak Akan Ikut Campur
PKS Minta Jokowi Buka Juga Penguasa Lahan di Lingkaran Istana
Bawaslu Sebut Kubu Prabowo Laporkan Jokowi dengan Pasal Penghinaan
Jokowi Salah Data di Debat, Fadli Zon Bilang 'Bukan Meleset Tapi Bohong'

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.