LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

KSP Tepis Isu Intimidasi, Pastikan Pemerintah Terbuka Kritik dan Masukan Publik

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menepis isu intimidasi terhadap masyarakat kritis, menegaskan bahwa Pemerintah Terbuka Kritik dan selalu menerima masukan demi kemajuan bangsa.

Kamis, 14 Mei 2026 01:01:03
pemerintah terbuka kritik
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menepis isu intimidasi terhadap masyarakat kritis, menegaskan bahwa Pemerintah Terbuka Kritik dan selalu menerima masukan demi kemajuan bangsa. (AntaraNews)
Advertisement

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, baru-baru ini menanggapi isu mengenai dugaan intimidasi terhadap masyarakat maupun organisasi sipil yang kritis terhadap pemerintah. Pernyataan ini disampaikan Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada hari Rabu, 14 Mei 2026.

Dudung secara tegas menepis anggapan adanya tekanan dari pemerintah atau aparat penegak hukum, memastikan bahwa isu intimidasi tersebut tidak berdasar. Ia menekankan bahwa pemerintah senantiasa terbuka terhadap berbagai bentuk kritik dan masukan konstruktif dari publik.

Sikap ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang selalu meminta masukan dari berbagai pihak. Presiden Prabowo mendorong semua pihak untuk berani berbicara dan berpendapat, namun juga harus berani mendengarkan pandangan orang lain.

KSP Bantah Klaim Intimidasi dan Ajak Jaga Persatuan

Dudung Abdurachman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membangun narasi seolah-olah ada intimidasi dari pemerintah karena perlakuan semacam itu tidak ada. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak mau diklaim seolah tidak mau dikoreksi.

Advertisement

"Jangan kemudian seakan-akan ada intimidasi. Kalau ada intimidasi berarti juga mengklaim bahwa pemerintah ini tidak mau dikoreksi. Janganlah dibuat-buat seperti itu," ujar Dudung. Ia juga menambahkan, "Jangan kemudian dipelintir seakan-akan (Presiden, red.) tidak mau menerima masukan."

Selain itu, Dudung juga mengingatkan pesan mendiang Presiden Ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tentang kebencian yang mungkin timbul meskipun telah melakukan hal terbaik. Ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan hati nurani dan bersama-sama membangun bangsa, serta menjaga diri dari isu-isu pemecah belah.

Advertisement

Presiden Prabowo: Kritik Adalah Bentuk Bantuan

Presiden Prabowo Subianto secara konsisten menyatakan dirinya tidak antikritik dan selalu siap mengoreksi diri. Dalam berbagai kesempatan, ia sering mengungkapkan bahwa kritik dan koreksi merupakan hal yang sangat dihargai.

Pada acara Puncak Perayaan Natal awal tahun 2026, Presiden Prabowo menegaskan pandangannya tentang kritik. Beliau menganggap kritik dan koreksi sebagai wujud bantuan dari pihak-pihak yang memberikannya.

"Kalau kritik, malah kita harus bersyukur. Kalau saya dikoreksi, saya menganggap bahwa saya dibantu, saya diamankan," kata Presiden Prabowo. Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya masukan dari masyarakat bagi kepemimpinannya.

Koreksi Sebagai Penjaga dan Penyelamat

Presiden Prabowo mengakui bahwa terkadang kritik memang tidak disukai, namun sesungguhnya hal itu berfungsi sebagai pengaman. Ia memberikan contoh sederhana dari kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan poin ini.

Beliau menceritakan pengalaman ketika seorang ajudan mengingatkannya tentang kancing seragam yang belum terpasang. Meskipun terkadang merasa kesal, Presiden Prabowo menyadari bahwa koreksi kecil tersebut bertujuan untuk menjaga citra dan posisinya.

"Bayangkan Presiden muncul kancingnya tidak (lengkap, red.). Jadi, kadang-kadang saya dongkol juga sama ajudan saya, cerewet banget nih. Tetapi dia menjaga saya. Dia menjaga saya. Berapa kali saya diselamatkan," ujar Presiden Prabowo, menekankan nilai penting dari setiap koreksi yang diterima.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Rahasia Awet Muda, 12 Makanan Alami yang Mengandung Kolagen
  • Gubernur Jakarta Buka Peluang Perpanjangan LRT Jakarta ke PIK 2 dan Bandara Soetta
  • DeQing Juara Xi'an Challenger 2026, Amankan Tiket World Tour Amsterdam
  • Afgan Ungkap Sosok yang Jadi Inspirasi Besar dalam Karier Musiknya
  • Gubernur Jakarta Minta Tindak Tegas Pelaku Penjambretan Bundaran HI
  • bina graha
  • demokrasi indonesia
  • gus dur
  • intimidasi masyarakat
  • istana kepresidenan
  • kebebasan berpendapat
  • konten ai
  • kritik konstruktif
  • ksp dudung abdurachman
  • merdekaantara
  • pemerintah terbuka kritik
  • presiden prabowo
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.