KSP Dudung Abdurachman Kenang Pesan Ryamizard Ryacudu: Cintailah Rakyat dalam Setiap Penugasan
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengenang Pesan Ryamizard Ryacudu yang selalu menekankan pentingnya mencintai rakyat dalam setiap penugasan, sebuah prinsip yang menjadi pedoman prajurit TNI.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman baru-baru ini mengenang sosok almarhum Ryamizard Ryacudu. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Menteri Pertahanan itu selalu menanamkan nilai penting kepada prajurit. Dudung menyebut, Ryamizard menekankan agar setiap prajurit mencintai rakyat dalam setiap penugasan.
Kenangan ini disampaikan Dudung usai melayat ke rumah duka Ryamizard di Perumahan Puri Wira Bhakti, Cikeas, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu. Menurut Dudung, pesan tersebut diterima langsung saat ia bertugas di Aceh. Kala itu, Ryamizard menjabat sebagai KSAD, sementara Dudung masih menjabat Komandan Batalyon.
Ryamizard Ryacudu, purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat, meninggal dunia pada usia 75 tahun. Ia pernah menjabat KSAD pada 2002-2005 dan Menteri Pertahanan pada 2014-2019 di era Presiden Joko Widodo. Hingga Minggu malam, pelayat dari berbagai kalangan terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Pentingnya Pendekatan Kemanusiaan dalam Tugas Militer
Dudung Abdurachman mengungkapkan bahwa Ryamizard Ryacudu selalu mengingatkan tentang pendekatan kemanusiaan dalam menjalankan operasi militer. Beliau menekankan pentingnya kedekatan dengan masyarakat di setiap penugasan. Pesan ini menjadi landasan kuat bagi para prajurit dalam berinteraksi dengan rakyat di daerah operasi.
Salah satu arahan paling berkesan bagi Dudung adalah saat bertugas di Aceh. Ryamizard menegaskan bahwa masyarakat Aceh bukanlah musuh yang harus diperangi. "Saya terutama menyampaikan bahwa di Aceh itu bukan musuh kita, sehingga pendekatannya adalah pendekatan manusia. Jangan ingin membunuh dan sebagainya," ujar Dudung mengutip arahan Ryamizard.
Arahan tersebut kemudian dipegang teguh oleh Dudung dan pasukannya. Mereka melaksanakan pembinaan teritorial yang humanis. Pendekatan ini membantu membangun hubungan baik antara TNI dengan masyarakat setempat. Hal ini juga menunjukkan bagaimana Pesan Ryamizard Ryacudu sangat relevan.
Ryamizard Ryacudu: Prajurit Profesional dan Dekat dengan Rakyat
Dudung menilai Ryamizard Ryacudu sebagai prajurit profesional sejati. Beliau memiliki komitmen besar dalam membangun organisasi TNI Angkatan Darat. Ryamizard juga berupaya meningkatkan kualitas prajurit di berbagai bidang.
"Beliau prajurit sejati, prajurit tulen, yang betul-betul profesional. Beliau tidak kenal menyerah bagaimana mengembangkan organisasi," kata Dudung. Banyak hal yang dikembangkan Ryamizard agar prajurit menjadi profesional dalam bidangnya.
Selain dikenal tegas, Ryamizard juga merupakan sosok yang dekat dengan anak buahnya. Ia sering memberikan arahan langsung kepada para prajurit yang bertugas. Interaksi langsung ini menciptakan ikatan kuat antara pemimpin dan bawahan. Dudung mengaku memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Ryamizard selama berdinas di TNI Angkatan Darat.
Warisan Kepemimpinan Ryamizard bagi TNI
Pendekatan yang diajarkan Ryamizard menjadi pedoman penting dalam menjalankan tugas di lapangan. Hal ini membantu membangun hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat. Pesan Ryamizard Ryacudu tentang mencintai rakyat adalah warisan berharga.
Sebagai mantan Kepala Staf Angkatan Darat dan Menteri Pertahanan, Ryamizard telah memberikan kontribusi signifikan. Beliau membentuk karakter prajurit yang humanis dan profesional. Komitmennya terhadap pengembangan organisasi TNI Angkatan Darat patut menjadi teladan.
Warisan kepemimpinan Ryamizard akan terus dikenang oleh para prajurit. Nilai-nilai yang ditanamkannya tetap relevan dalam menjaga kedaulatan negara. Serta dalam membangun kedekatan dengan seluruh elemen bangsa.
Sumber: AntaraNews