KPU Dompu Ajak Siswa MAN Jaga Demokrasi, Fokus Edukasi Pemilih Pemula Cerdas
KPU Dompu gencar edukasi pemilih pemula di MAN Dompu, mengajak siswa memahami nilai demokrasi dan pentingnya menjadi pemilih cerdas untuk masa depan bangsa.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, aktif menggelar kegiatan edukasi kepemiluan bagi siswa-siswi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Dompu. Inisiatif ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang nilai-nilai demokrasi serta membentuk pemilih pemula yang cerdas dan bertanggung jawab. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Bimbingan Teknis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (PPRA) serta Pemilihan OSIM.
Acara edukasi ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 November, dengan menghadirkan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Dompu, Sandy Yusuf. Beliau bertindak sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi penting mengenai konsep pemilihan umum di Indonesia. Fokus utamanya adalah manfaat pemilu bagi para pemilih pemula, khususnya dalam menentukan arah pembangunan nasional.
KPU Dompu berharap melalui kegiatan ini, para siswa dapat memahami esensi demokrasi sebagai fondasi negara dan peran krusial mereka dalam setiap pesta demokrasi. Pembekalan ini sangat penting agar generasi muda siap berpartisipasi aktif dalam Pemilu maupun Pilkada mendatang. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menjaga integritas proses demokrasi.
Memahami Esensi Demokrasi dan Peran Pemilu
Sandy Yusuf menjelaskan bahwa demokrasi hadir untuk menjamin hak setiap warga negara dalam menentukan pemimpin dan arah pembangunan nasional. Konsep ini memastikan setiap individu memiliki suara yang setara dalam membentuk masa depan bangsanya. Pemilu bukan sekadar ajang memilih, tetapi juga merupakan proses pendidikan politik yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sandy Yusuf menegaskan pentingnya partisipasi aktif dari pemilih pemula. Mereka adalah harapan bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang mekanisme dan tujuan pemilu menjadi sangat krusial sejak dini.
KPU Dompu secara konsisten berupaya meningkatkan literasi politik di kalangan pelajar. Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara. Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil dalam bilik suara didasari oleh pengetahuan dan pertimbangan yang matang.
Asas Pemilu, Kriteria Pemimpin, dan Pencegahan Pelanggaran
Komisioner KPU Dompu ini juga menyoroti pentingnya asas Pemilu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber dan Jurdil) sebagai fondasi utama penyelenggaraan pemilu. Asas-asas ini harus dijunjung tinggi untuk memastikan integritas dan legitimasi hasil pemilihan. Pemahaman terhadap asas ini penting bagi setiap pemilih pemula.
Selain itu, Sandy Yusuf memaparkan indikator pemimpin ideal yang harus menjadi pertimbangan para pemilih. Kriteria tersebut meliputi integritas, kemampuan memimpin, kejujuran, serta kepedulian terhadap kepentingan publik. Pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
Para siswa juga diingatkan mengenai potensi pelanggaran yang dapat mencederai proses demokrasi, seperti politik uang, isu SARA, dan kampanye hitam. "Politik uang, isu SARA, dan 'black campaign' adalah bentuk kecurangan yang merusak masa depan demokrasi kita," ujarnya. Beliau menambahkan bahwa baik pemberi maupun penerima suap akan menghadapi konsekuensi hukum yang tegas, menekankan pentingnya menjaga proses pemilihan dari praktik-praktik curang.
Apresiasi dan Persiapan Pemilos OSIM
Kepala MAN Dompu, Hj. Siti Hafsah, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan edukasi yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Dompu. "Kami sangat berterima kasih kepada KPU Kabupaten Dompu atas pembinaan dan edukasi yang diberikan," kata Hj. Siti Hafsah. Materi ini dinilai sangat bermanfaat bagi siswa untuk memahami demokrasi dengan benar.
Siswa-siswi MAN Dompu diharapkan siap berpartisipasi dalam Pemilihan OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah) secara berintegritas. Kegiatan ini menjadi simulasi praktis bagi mereka untuk menerapkan prinsip-prinsip demokrasi yang telah dipelajari. Ini adalah langkah awal untuk menjadi pemilih pemula yang bertanggung jawab di tingkat yang lebih luas.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, KPU Dompu bersama pihak sekolah juga melakukan peninjauan lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk persiapan Pemilos OSIM. Peninjauan ini mencakup pengecekan petugas, fasilitas, dan kelengkapan TPS. Langkah ini memastikan bahwa proses pemilihan dapat berlangsung tertib dan sesuai prosedur yang berlaku, mencerminkan standar pemilu yang sebenarnya.
Sumber: AntaraNews