LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Konsultasi ke KPK, panitia Munaslub pertimbangkan cabut mahar Rp 1 M

"Kita mau pemimpin yang bersih, tidak ada beban yang berani menghadapi tekad melawan korupsi," ujarnya

2016-05-03 17:17:41
Munaslub Golkar
Advertisement

Panitia Munslub Partai Golkar akan menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sore ini. Mereka akan konsultasi dengan pimpinan KPK terkait mahar Rp 1 miliar sebagai syarat wajib calon ketua umum Partai Golkar.

"Surat sudah kita kirim, tapi setelah pertemuan ini segera saya akan ke KPK. Segera, sekarang ini. Supaya lebih cepat, lebih baik. Itu menjadi sesuatu yang harus kita taati," ujar Wakil Ketua Komite Etik Munaslub Golkar, Lawrence Siburian di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (3/5).

Menurut Lawrence, Ketua Komite Etik Munaslub Golkar Fadel Muhammad telah melakukan komunikasi informal dengan KPK. Hal tersebut berkaitan dengan koordinasi dengan ketua KPK terkait kerjasama pencegahan adanya money politic.

‎"Dengan ketua KPK dan kita sudah minta waktu langsung untuk bertemu dan berkonsultasi," tuturnya.

Lawrence mengaku, adanya money politic merupakan hal yang merusak dalam Partai Golkar. Menurutnya hal tersebut akan membuat iklim demokrasi tak sehat.

"Itu juga membuat pemimpin menjadi ada beban. Kita mau pemimpin yang bersih, tidak ada beban yang berani menghadapi tekad melawan korupsi dan berani bertindak tegas terhadap setiap orang yang melakukan tindak korupsi di partainya," tuturnya.

Jika KPK menganggap mahar Rp 1 miliar bagi caketum Golkar tergolong gratifikasi atau money politic, Panitia Munaslub Golkar mempertimbangkan untuk menghapus persyaratan tersebut.

"Itu kita ikutin. Iya apa yang nanti KPK sampaikan ke kami, akan kami ikutin. Karena kita taat aturan. Kita ada aturan internal partai dan negara," kata Lawrence.

‎Dia tak mau ambil pusing jika syarat setor Rp 1 miliar tersebut dicabut dapat berdampak bagi minimnya keuangan penyelenggaraan Munaslub. Dengan begitu, tanggung jawab penyelenggaraan Munaslub sepenuhnya ada pada panitia.

"Itu urusan panitia. Gawe ini kan gawenya panitia, ya panitia yang cari sumbangan ke sana kemari. Mereka sebagai calon ya maju tanpa ada beban, tanpa harus ada kewajiban (bayar mahar)," tandasnya.

Baca juga:
JK tak masalah syarat 'tidak tercela' caketum Golkar dihapus
Komite pemilihan Munaslub Golkar sebut mahar Rp 1 miliar wajib
KPK sebut mahar Rp 1 M caketum Golkar sebagai politik uang
Ini tolak ukur syarat tidak tercela sebagai calon ketua umum Golkar
Tersangkut etik, Akom dan Tommy terancam gagal jadi caketum Golkar

Advertisement
(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.