LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jaringan Budi Waseso bergerak, sang kepala BNN layak lawan Ahok!

"Rabu atau Kamis kami akan menemui beliau, entah di rumahnya atau di kantornya nanti," kata Agus.

2016-08-07 15:25:13
Pilgub DKI
Advertisement

Puluhan warga RW 05 Kelurahan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, mendeklarasikan Kepala BNN Komjen Budi Waseso sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Warga yang mengatasnamakan Jaringan Budi Waseso (JBW) mendorong jenderal bintang tiga itu untuk melawan calon petahana Basuki T Purnama alias Ahok.

Di bawah terpal biru, relawan JBW ini memilih mengusung Buwas lantaran dianggap memiliki rekam jejak baik. Terlebih JWB ini menilai Buwas memiliki kegigihan dan semangat membangun negeri seperti dalam menjalani tugasnya untuk mengungkap kasus narkoba.

"Pengabdian dia (Buwas) selama di kepolisian, yang pertama itu tidak memiliki kecacatan hukum, Pak Budi Waseso ini terbilang orang yang bersih, tegas, jujur, sopan dan santun. Nah, alasan itulah yang menjadi landasan berfikir kami untuk membuat jaringan Budi Waseso memimpin DKI Jakarta di 2017 nanti," jelas Agus saat ditemui di lokasi deklarasi, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (7/8).

Meski telah mendeklarasikan dukungan terhadap Buwas, namun Agus mengaku belum pernah berkomunikasi dengan Buwas secara langsung. Deklarasi ini murni keinginan masyarakat untuk menjadikan Buwas sebagai gubernur periode 2017-2002.

"Sampai saat ini, kami belum pernah bertemu Pak Budi Waseso, semenjak isu-isu Pilkada ini kami belum berkomunikasi. Ini pure kawan-kawan aktivis, organisasi-organisasi kepemudaan dan masyarakat memiliki inisiatif membuat jaringan Budi Waseso," ungkap Agus.

Agus menuturkan, dalam waktu dekat dirinya akan menemui Buwas untuk menyampaikan dukungannya itu. "Rabu atau Kamis kami akan menemui beliau, entah di rumahnya atau di kantornya nanti. Bahwa kita akan menuntut Bapak Budi Waseso bahwa warga menghendaki beliau untuk memimpin DKI Jakarta," tambah Agus.

Mengingat waktu pendaftaran calon peserta pilgub DKI yang semakin dekat, JBW mengaku tak mungkin mengusung Buwas untuk maju secara independen. Untuk itu, pihaknya berencana akan melakukan komunikasi politik dengan partai-partai.

"Kami menginginkan ada beberapa partai politik yang mau mengusung bapak Budi Waseso, harapan besar kami itu. Jadi kalau jalur independen saya rasa kita tidak masuk ke wilayah itu. Tapi kita akan memanfaatkan fasilitas partai yang ada," tutur Agus.

Soan pertama, kata Agus, akan dilakukan ke PDIP yang memiliki kursi terbanyak di DPRD DKI yakni 28 kursi. Selanjutnya akan dilakukan ke PKB, PKS dan Demokrat. "Syukur-syukur, bagus senior-senior kita yang ada di partai politik mendukung Budi Waseso. Karena ini adalah aspirasi masyarakat," ucap Agus.

Namun bila tak ada parpol yang melirik jendral bintang 3 itu, Agus akan melakukan apapun yang diperintahkan oleh Buwas. Sekali pun mengusung lewat jalur independen.

"Artinya, apapun yang diperintah beliau ke depan ya kita akan bergerak, kemampuan kita bergerak di Jaringan Budi Waseso masyarakat DKI Jakarta," tutup Agus.

Baca juga:
BNN layangkan surat panggilan pada Eks Kalapas Nusakambangan
Budi Waseso: BNN sudah clean!
Ada Sekjen Demokrat saat Budi Waseso rilis sabu 15 kg, untuk apa?
Budi Waseso sesalkan testimoni Fredi dibuka setelah dieksekusi mati
Buwas tanggapi serius curhatan Fredi, mau habisi petugas BNN nakal
Soal curhatan Fredi, Budi Waseso utus anggota temui Haris Azhar



Advertisement
(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.