LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ganjar soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden: Kalau Ada yang Mau Tiga Kali? Maaf Tidak Bisa

Ganjar mengatakan, jika ada pejabat yang ingin menambah masa jabatannya harus pindah ke tempat yang lebih tinggi.

Kamis, 13 Jul 2023 13:41:00
ganjar pranowo
Ganjar soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden: Kalau Ada yang Mau Tiga Kali? Maaf Tidak Bisa (merdeka.com)
Advertisement

Hal itu disampaikan dalam acara Apeksi di Makassar.

Ganjar soal Perpanjangan Masa Jabatan Presiden: Kalau Ada yang Mau Tiga Kali? Maaf Tidak Bisa

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bicara soal masa jabatan Presiden hingga Gubernur. Dia mengingatkan, jika jabatan tersebut hanya bisa diikuti selama 5 tahun dan dua periode saja.

Ganjar menyebut, hanya jabatan kepala desa saja yang kemungkinan ada penambahan masa jabatan. Namun, selain jabatan itu dia tegaskan tidak bisa.

Hal tersebut dia sampaikan saat menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2023, Makassar, Kamis (13/7).

Advertisement

"Tapi saya senang kemudian kita tidak lagi membentur-benturkan, ingat pemilihan kita wali kota, gubernur, presiden itu setiap 5 tahun sekali dan hanya dua kali enggak bisa ditambah. Yang bisa ditambah kira-kira kades. Ada yang mau tiga kali? Maaf tidak bisa," kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, jika ada pejabat yang ingin menambah masa jabatannya harus pindah ke tempat yang lebih tinggi. Dia pun mencontohkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Advertisement

Yang mana, Jokowi bisa menjabat lebih dari 2 periode. Pertama, dia menjabat sebagai Wali Kota Solo, kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta dan saat ini menjabat sebagai presiden hingga 2024 nanti.

"Kecuali bapak ibu berpindah ke tempat yang lebih tinggi, seperti pengalaman Pak Jokowi dari wali kota, gubernur, kemudian presiden, dan hanya Pak jokowi yang punya pengalaman itu," ujarnya.

Kendati demikian, dia menginginkan agar penyelenggaraan pesta demokrasi yang akan berjalan di 2024 nanti dapat berjalan dengan baik, adil dan aman.

Advertisement

"Kita ciptakan yang dingin-dingin saja, kita udah punya pengalaman, jangan sampai terjadi pembelahan sosial, jangan sampai hoaks bertebaran dan kita berkelahi habis habisan dengan saudara kita sendiri," imbuh dia.

Berita Terbaru
  • Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun, Ini Hasil Penting RUPST Tahun Buku 2025
  • Suhud Alynudin Tancap Gas, Cari Terobosan Pendanaan di Tengah Defisit APBD Jakarta
  • DPR dan Mendagri Kompak Lindungi PPPK, Pemda Dilarang Lakukan Pemberhentian Pegawai
  • SSCASN 2026 Segera Dibuka? Ini Persyaratan dan Dokumen yang Perlu Disiapkan
  • Bank Mandiri Taspen dan Asabri Serahkan Santunan ke Ahli Waris Almarhum Ryamizard Ryacudu
  • ganjar pranowo
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dedi Rahmadi
A
Reporter Alma Fikhasari
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.