DPRD Dukung Peningkatan RSUD Benda Kota Tangerang Naik Kelas Jadi Tipe C
DPRD Kota Tangerang menyatakan dukungan penuh untuk peningkatan RSUD Benda dari tipe D menjadi tipe C, demi optimalisasi layanan kesehatan bagi masyarakat.
DPRD Kota Tangerang, Banten, menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung peningkatan fasilitas dan peralatan medis di RSUD Benda. Langkah ini bertujuan agar rumah sakit tersebut dapat naik kelas dari tipe D menjadi rumah sakit tipe C, guna memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menegaskan komitmen legislatif dalam upaya ini. Menurutnya, peningkatan kebutuhan peralatan medis dan fasilitas lainnya menjadi prioritas. “Kami DPRD siap dukung dalam meningkatkan kebutuhan peralatan medis dan fasilitas lainnya. Karena kami yakin, dengan keberadaan rumah sakit ini masyarakat akan semakin terlayani. Secara jumlah kamar maupun fasilitas lainnya akan terus kita tingkatkan,” kata Rusdi Alam di Tangerang, Sabtu (30/5).
Pengembangan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks di Kota Tangerang. Dengan status tipe C, RSUD Benda akan mampu menyediakan layanan yang lebih beragam dan komprehensif, termasuk penambahan dokter spesialis dan kapasitas rawat inap.
Legislator Kawal Peningkatan Fasilitas dan Pelayanan
Dukungan dari DPRD Kota Tangerang tidak hanya sebatas pernyataan, melainkan juga mencakup pengawalan terhadap berbagai aspek pengembangan. Anggota DPRD Kota Tangerang, Syamsuri, menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh. Pengawasan akan dilakukan mulai dari fisik bangunan, kualitas pelayanan, kelengkapan tenaga kesehatan, hingga ketersediaan dokter spesialis, demi memastikan optimalisasi layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Syamsuri juga menyoroti peran BPJS Kesehatan dalam peningkatan layanan ini. “Hadirnya layanan BPJS Kesehatan di RSUD Benda merupakan bagian dari perjuangan dan komitmen DPRD dalam mengawal peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa aksesibilitas layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjadi fokus utama.
Meskipun demikian, terdapat tantangan terkait pengembangan lahan rumah sakit yang memerlukan kajian lebih lanjut. Ketua DPRD Rusdi Alam mengungkapkan, salah satu tantangan adalah kebutuhan relokasi sekolah karena keterbatasan lahan. “Tetapi nanti akan kita kaji terlebih dahulu seperti apa alternatif terbaiknya, tentunya disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” tambahnya.
RSUD Benda Terus Kembangkan Layanan JKN-KIS
Direktur RSUD Benda Kota Tangerang, dr. Suhendra, menjelaskan bahwa saat ini rumah sakit telah mengoperasikan tujuh poli rawat jalan yang melayani pasien JKN-KIS. Poli-poli tersebut meliputi Poli Bedah, Penyakit Dalam, Anak, Kebidanan, Bedah Mulut, Konservasi Gigi, dan Poli Paru.
RSUD Benda, yang termasuk kategori tipe D menurut data Dinas Kesehatan, telah beroperasi selama 16 bulan sejak Desember 2024, meskipun diresmikan setahun sebelumnya. Dengan total 61 tempat tidur perawatan, RSUD Benda telah melayani 6.409 pasien, di antaranya 2.132 pasien JKN-KIS.
Namun, masih ada satu layanan poli yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan karena ketiadaan dokter spesialis saat proses kredensial berlangsung. “Untuk bedah mulut memang belum bekerja sama dengan BPJS. Namun masyarakat tetap bisa mengakses layanan tersebut secara umum atau pribadi,” ungkap dr. Suhendra.
Perluasan jangkauan pelayanan kesehatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menuturkan bahwa kerja sama ini menjadi kunci dalam mengoptimalkan program JKN-KIS bagi warga.
Sumber: AntaraNews