LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

DPR minta pemerintah beri sosialisasi soal penyebaran virus anthrax

Menurutnya, masyarakat perlu diberi sosialisasi terkait gejala, penyebab, diagnosa, pengobatan, dan cara pencegahan agar lebih waspada dalam mengantisipasi penyebaran virus. "Masyarakat perlu diberi penjelasan yang akurat soal virus ini. Dengan begitu, masyarakat bisa menghindari," jelasnya.

2017-01-23 11:14:52
DPR
Advertisement

Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay minta untuk memastikan dugaan menyebarnya virus anthrax di Kulon Progo, Yogyakarta. Hal ini disebabkan karena belasan warga diindikasikan terjangkit virus anthrax setelah mengonsumsi daging sapi yang mati mendadak.

"Kabar yang kita dengar, Kemenkes telah melakukan penelitian. Sampelnya telah diteliti di laboratorium. Hanya saja, pengumuman resmi belum disampaikan. Tentu ini tetap menimbulkan tanda tanya," kata Saleh melalui pesan tertulisnya, Senin (23/1).

Menurutnya, masyarakat perlu diberi sosialisasi terkait gejala, penyebab, diagnosa, pengobatan, dan cara pencegahan agar lebih waspada dalam mengantisipasi penyebaran virus.

"Masyarakat perlu diberi penjelasan yang akurat soal virus ini. Dengan begitu, masyarakat bisa menghindari dan melakukan hal-hal yang diperlukan jika ada dugaan penyebaran virus itu di lingkungannya," terangnya.

Pemerintah, kata dia, juga harus mempelajari kasus-kasus penyebaran anthrax yang pernah terjadi di negara lain. Karena anthrax ini sudah dianggap sebagai wabah berbahaya, tentu WHO juga sudah memiliki penelitian-penelitian terkait. Hasil penelitian mereka bisa saja dijadikan sebagai referensi awal.

"Kalau tidak salah, tahun 2002 lalu, ilmuwan di Universitas Rockefeller, New York, Amerika Serikat, pernah mengklaim menemukan obat untuk mengatasi anthrax. Antibiotik yang diberi nama PlyG Lysin telah pernah diuji cobakan dan berhasil. Tetapi tidak diketahui kelanjutan hasil penelitian tersebut. Mungkin, itupun perlu ditelusuri," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, 16 warga di Dusun Ngroto, Ngaglik, dan Penggung, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo tertular antraks. Mereka tertular antraks setelah mengonsumsi daging sapi yang mati mendadak.

Awalnya, 16 warga ini diduga terkena gigitan serangga Tomcat. Namun setelah dilakukan penelitian lebih mendalam, ternyata warga tersebut terkena antraks.

Ke-16 warga ini mengalami gejala kulit melepuh, merah, kering dan menghitam yang hampir mirip dengan serangan serangga Tomcat. Saat ini ke-16 warga sudah diperbolehkan pulang ke rumah karena kondisinya sudah sehat.

Baca juga:
Dinkes Kulon Progo bantah ada warga meninggal karena antraks
Cegah penularan antraks, ternak mati mendadak diminta tak disembelih
Warga diminta tak potong hewan ternak mati mendadak
Anak berusia 8 tahun meninggal dunia, didiagnosa suspect antraks
Bocah terdiagnosa suspect antraks sakit mendadak sebelum meninggal

Advertisement
(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.