Desmond sebut Golkar harus segera siapkan pengganti Setya Novanto
Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR ini, Novanto jelas akan lengser.
Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menegaskan bahwa Partai Golkar harus segera menyiapkan kandidat pengganti Ketua DPR Setya Novanto. Hal tersebut lantaran pandangan dominan anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menjauhi sanksi sedang bahwa Novanto melanggar etik terkait kasus 'Papa Minta Saham'.
"Itu terserah Golkar. Ya Golkar. Kandidat dari Golkar itu harapannya Golkar menyerahkan 2 atau 3 orang lah. Lalu kita yang memilih," kata Desmond di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/12).
Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR ini, Novanto jelas akan lengser. Menurutnya begitu ada putusan MKD malam ini, maka secara otomatis kursi ketua DPR kosong.
"Dominan sedang, otomatis dipindahkan dari jabatannya yang sekarang. Berarti sama saja dengan pencopotan, berarti sama saja dengan ketua DPR dicopot kan. Itu secara langsung setelah putusan otomatis. Putusan itu harus dieksekusi," ungkapnya.
Bagi Desmond tak penting kandidat pengganti Novanto dari kubu Aburizal Bakrie atau Agung Laksono. Akan tetapi menurutnya nanti anggota DPR akan memilih sendiri dari nama kandidat dari Golkar yang ditawarkan.
"Kubu mana saja tak penting bagi kita," pungkasnya.
Baca juga:
Sidang MKD belum rampung, pendemo pro & kontra Setnov balik kanan
Begini proses panjang jika Setya Novanto disanksi berat
Ini alasan Gerindra minta dibentuk tim panel dalam kasus Setnov
Komnas HAM sayangkan sikap bos Freeport, tak pentingkan rakyat Papua
Istana sebut pandangan MKD soal 'Papa Minta Saham' tak mengejutkan
Ridwan Bae: Kalau sanksi berat, Setya Novanto tak otomatis lengser
JK tegaskan Setya langgar hukum sebab ada kesepakatan untuk memeras