Bukan Sekadar Jaga Patok, Pangdam Tanjungpura Cek Tapal Batas RI-Malaysia di Sintang Sambil Gelar Bakti Sosial
Pangdam Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael meninjau tapal batas Indonesia-Malaysia di Sintang, Kalimantan Barat, memastikan kedaulatan negara dan menggelar bakti sosial. Apa saja yang dilakukan TNI untuk masyarakat perbatasan?
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja penting ke wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Peninjauan ini berlokasi di Desa Sungai Kelik, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada hari Sabtu, 20 September, sebagai bagian dari agenda rutin penjagaan wilayah.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi tapal batas negara tetap terjaga sesuai ketentuan yang berlaku, serta untuk memverifikasi posisi patok perbatasan. Selain itu, pengecekan langsung di lapangan ini juga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerawanan yang mungkin timbul di kawasan perbatasan, termasuk isu-isu lintas batas ilegal.
Dalam kesempatan yang sama, Pangdam XII/Tanjungpura juga memberikan sentuhan langsung kepada masyarakat setempat melalui kegiatan sosial. Bakti sosial digelar di Desa Nanga Bayan, Ketungau Hulu, sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), menunjukkan kepedulian TNI terhadap warga di garis depan.
Peninjauan Strategis Tapal Batas Negara
Mayjen TNI Jamallulael menekankan pentingnya pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi tapal batas negara. Hal ini krusial agar batas wilayah tetap sesuai ketentuan dan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di area perbatasan, seperti penyelundupan atau pergeseran patok batas.
Dalam peninjauan ini, Pangdam didampingi oleh sejumlah pejabat utama Kodam XII/Tpr, Danrem 121/Abw, serta Dansatgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 3/AC. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan dan komitmen tinggi dalam menjaga integritas wilayah kedaulatan negara.
Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan patok perbatasan tetap dalam kondisi baik, tidak rusak, dan tidak bergeser dari koordinat aslinya. Situasi keamanan di wilayah perbatasan juga menjadi fokus utama dalam kunjungan Pangdam Tanjungpura ini, memastikan kondisi tetap kondusif bagi masyarakat dan aktivitas negara.
Pengecekan rutin seperti ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman. Ini juga merupakan bentuk komitmen untuk melindungi setiap jengkal wilayah NKRI serta memastikan hak-hak warga negara di perbatasan terpenuhi.
Bakti Sosial dan Kedekatan TNI dengan Rakyat
Selain fokus pada aspek pertahanan, Pangdam XII/Tanjungpura juga menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan bakti sosial yang bermanfaat. Bakti sosial ini dilaksanakan di Desa Nanga Bayan, Ketungau Hulu, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI, memperkuat ikatan antara militer dan masyarakat.
Kegiatan ini mencakup beberapa inisiatif penting yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat perbatasan. Pangdam Tanjungpura bersama jajarannya menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan, membantu meringankan beban ekonomi mereka.
Tidak hanya itu, bantuan juga diberikan kepada sektor pendidikan dengan penyediaan perlengkapan sekolah untuk murid SMPN 4 Nanga Bayan, mendukung akses pendidikan yang lebih baik. Pelayanan kesehatan gratis juga disediakan bagi warga, menunjukkan komitmen TNI terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Mayjen TNI Jamallulael menyatakan, "Bakti sosial ini menjadi wujud kepedulian TNI dalam membantu kesulitan masyarakat di perbatasan, sekaligus memperkuat kedekatan antara TNI dan rakyat." Pernyataan ini menegaskan peran ganda TNI sebagai penjaga kedaulatan dan pengayom masyarakat di wilayah terpencil.
Melalui serangkaian kegiatan peninjauan dan bakti sosial ini, Pangdam menegaskan bahwa kehadiran TNI di perbatasan melampaui tugas menjaga kedaulatan negara. TNI juga berperan aktif dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah terdepan Indonesia, membangun kemanunggalan TNI dan rakyat secara nyata.
Sumber: AntaraNews