Akbar Faizal anggap Ridwan Bae disetir Fahri Hamzah dalam MKD
Maka dari itu Akbar geram ada kongkalikong loyalis Setya Novanto untuk mengintervensi MKD.
Politikus NasDem yang didepak Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dengan alasan tak jelas dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Akbar Faizal menyatakan bahwa Anggota MKD dari fraksi Golkar, Ridwan Bae yang melaporkan dirinya ditekan dari luar. Maka dari itu dia geram ada kongkalikong loyalis Setya Novanto untuk mengintervensi MKD.
"Saya juga tahu bahwa saudara Ridwan Bae melakukan itu karena ditekan di luar dirinya, saya dengar itu," kata Akbar di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12).
Menurut Akbar, Ridwan sudah mencabut pengaduannya pada MKD. Akan tetapi hal itu dilakukan pasca Akbar didepak dari MKD. Dia geram Fahri ikut campur dalam MKD.
"Karena Fahri Hamzah mengambil keputusan tanpa melalui prosedur, saya tidak pernah diperiksa tiba-tiba diambil keputusan. Dan ada berbagai aturan yang dilanggar salah satunya adalah pimpinan DPR tidak boleh mengintervensi jalannya persidangan MKD, jadi saya pengen tahu kalau saya mau diadukan balik, saya pengen tahu apa yang saya langgar," ungkapnya.
Maka dari itu, Akbar menegaskan bahwa dirinya sudah mengirimkan surat pengaduan pada MKD. Hal tersebut terkait dengan pelanggaran kewenangan yang dilakukan Fahri.
"Sudah dikirimkan tadi, sudah ada tanda terimanya oleh MKD, ini bukan personal, saya itu sayang sama Fahri Hamzah, dia sahabat saya, maka yang saya ajukan itu adalah pola atau mekanisme yang dilanjutkan dalam hal pembuatan keputusan yang berdampak pada nama baik seseorang, terganggunya sebuah proses peradilan yang sangat penting di level MKD," pungkasnya.
Baca juga:
Sidang terakhir kasus Setya Novanto di MKD seperti dramaturgi
Wacana kocok ulang pimpinan DPR bisa bikin kegaduhan baru
Undang pelawak ke Istana, cara Jokowi sindir dagelan MKD
Desmond: Paling hebat Novanto adalah ketua DPR yang melanggar etik
Akbar Faizal kecewa MKD malah bacakan surat Setnov bukan beri sanksi
Menko Rizal sebut kasus Setnov bikin mafia keluar dari sarang
Agung Laksono sebut Setnov mundur tensi politik di parlemen mereda