Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wacana kocok ulang pimpinan DPR bisa bikin kegaduhan baru

Wacana kocok ulang pimpinan DPR bisa bikin kegaduhan baru Jokowi bertemu pimpinan DPR. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sejurus dengan pengunduran diri Setya Novanto dari kursi Ketua DPR, muncul wacana kocok ulang pimpinan DPR dan mengembalikan UU MD3 ke tahun 2009. Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Supratman Andi Agtas menilai, kocok ulang dan penggantian seluruh pimpinan DPR bakal memunculkan persoalan dan gonjang ganjing baru.

"Urgensi apa buat kocok ulang? Nanti pada akhirnya membuat gaduh republik ini lagi," kata Supratman di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12).

Politikus Partai Gerindra ini berpesan agar DPR tidak terbelah, harus bersatu untuk kembali menjalankan tugas dan fungsinya.

"Kalau kita terbelah lagi akhirnya melupakan fungsi pengawasan, banyak prolegnas kita yang pembentukan UU lebih penting daripada sekadar kocok ulang," tuturnya.

Supratman berharap Partai Golkar segera menyiapkan pengganti Setya Novanto. Sebab undang-undang MD3 sudah mengatur mekanisme tersebut. "Berikan hak kepada Partai Golkar untuk menentukan siapa pengganti Setya Novanto," ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP