Wamendukbangga Apresiasi Program Simfoni Makassar untuk Orang Tua Tunggal
Wamendukbangga Isyana Bagoes Oka mengapresiasi Program Simfoni Makassar yang fokus memberdayakan orang tua tunggal demi ketahanan keluarga.
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengapresiasi Program Simfoni yang dijalankan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk-KB) Kota Makassar.
Program tersebut dinilai sebagai inovasi daerah dalam memperkuat ketahanan keluarga, khususnya bagi orang tua tunggal.
Apresiasi itu disampaikan Isyana saat melakukan kunjungan ke Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Jumat (31/1).
“Jadi memang di setiap daerah ada semacam inovasi-inovasi dan salah satunya adalah simfoni yang melibatkan single parent. Karena kita sama-sama mengetahui bahwa situasi kependudukan tentu saja setiap keluarga itu berbeda-beda,” ujar Isyana.
Pemberdayaan Single Parent dan Ketahanan Keluarga
Isyana menilai pelibatan orang tua tunggal dalam Program Simfoni menjadi langkah penting dalam memberikan edukasi dan pemberdayaan terkait ketahanan keluarga. Menurutnya, kondisi setiap keluarga tidak sama, sehingga pendekatan kebijakan juga perlu disesuaikan.
“Terutama untuk yang perempuan, karena kepala keluarga perempuan ini kan juga ada di Indonesia, ada di Kota Makassar. Mudah-mudahan melalui edukasi-edukasi dan pemberdayaan nantinya bisa betul-betul makin meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi kehidupan sehari-hari dan tentu saja juga mengasuh anaknya dengan baik untuk bisa menjadi generasi bangsa,” kata Isyana.
Ia menyebut Program Simfoni berpotensi menjadi contoh di tingkat nasional, meski implementasi dan inovasi tetap dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah.
“Biasanya jika ada program-program yang baik nanti akan disusun dan disebarkan kepada seluruh Indonesia supaya bisa menjadi contoh,” ujar Isyana.
Komitmen Pemkot Makassar
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyatakan komitmen pemerintah kota untuk terus memperkuat kolaborasi dengan BKKBN. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menyiapkan Generasi Emas 2045.
“Kami menyambut baik dan akan mendukung semua program inovatif. Kolaborasi dengan BKKBN kami tingkatkan, khususnya dalam pendampingan keluarga berisiko stunting. Dinas KB Kota Makassar akan bergerak aktif,” ujar Munafri.
Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga dan edukasi sejak dini tersebut sejalan dengan prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pembangunan sumber daya manusia unggul.