Wagub Sulteng Dorong Deep Learning untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Nasional
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah menekankan pentingnya penerapan Deep Learning sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, mendorong pembelajaran yang lebih bermakna dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Reny A Lamadjido, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Palu, Sabtu, menyoroti urgensi implementasi pembelajaran mendalam atau Deep Learning. Pendekatan ini disebut sebagai strategi kunci untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.
Menurut Reny, Deep Learning menjadi program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat proses belajar yang tidak hanya transfer pengetahuan. Tujuannya adalah membangun pemahaman mendalam serta karakter peserta didik secara komprehensif.
Ia menegaskan bahwa perbaikan mutu pendidikan harus bermula dari ruang kelas, melalui proses pembelajaran yang efektif, adaptif, dan berfokus pada pengembangan potensi siswa secara utuh. Hal ini merupakan fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045.
Strategi Nasional Penguatan Deep Learning dan Digitalisasi Pendidikan
Pemerintah pusat telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis guna mendukung implementasi pembelajaran mendalam. Kebijakan ini mencakup pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan di berbagai daerah. Selain itu, percepatan digitalisasi pembelajaran juga menjadi fokus utama untuk menciptakan lingkungan belajar yang modern.
Upaya lain yang digalakkan adalah peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Hal ini krusial mengingat peran sentral guru dalam proses pembelajaran. Kebijakan-kebijakan ini dirancang untuk memastikan pendidik memiliki kapasitas yang memadai dalam mengimplementasikan metode Deep Learning.
Penguatan karakter peserta didik juga menjadi prioritas melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Sekolah diharapkan menjadi "rumah kedua" bagi murid, tempat mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Ini sejalan dengan visi pendidikan yang holistik.
Peningkatan kualitas pembelajaran juga didukung oleh gerakan literasi dan numerasi. Selain itu, penguatan bidang STEM (Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika) serta TKA (Tes Kemampuan Akademik) menjadi bagian integral dari strategi ini.
Inisiatif Pemprov Sulteng dalam Mendukung Kualitas Pendidikan
Sejalan dengan agenda nasional, Pemerintah Provinsi Sulteng meluncurkan program "Berani Cerdas" untuk memperkuat pemerataan akses pendidikan. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di provinsi tersebut secara menyeluruh.
Program Berani Cerdas tidak hanya berfokus pada pemberian beasiswa kepada mahasiswa. Lebih dari itu, program ini mencakup berbagai intervensi strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh jenjang. Ini menunjukkan komitmen Pemprov Sulteng terhadap pendidikan.
Sebagai wujud nyata, Pemprov Sulteng telah menyalurkan bantuan operasional sekolah sekitar Rp40 miliar kepada 463 sekolah negeri dan swasta. Selain itu, bantuan seragam bagi siswa dari keluarga kurang mampu juga direalisasikan dengan anggaran sekitar Rp6 miliar, meringankan beban ekonomi orang tua.
Di sektor pendidikan vokasi, pemerintah provinsi turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan praktik kerja industri (prakerin) bagi siswa SMK. Anggaran mencapai sekitar Rp27 miliar dialokasikan untuk program ini, dan sebanyak 23.568 mahasiswa telah menjadi penerima beasiswa Berani Cerdas, menunjukkan dampak luas program ini.
Rangkaian kebijakan dan program tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas. Ekosistem ini akan menjadi fondasi kuat dalam menyiapkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
Wagub Reny A Lamadjido juga menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kerja sama dalam mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua lapisan masyarakat, demi Indonesia yang cerdas dan bermartabat.
Sumber: AntaraNews