Wagub Jabar Erwan dan Sekda Herman Mesra Hadiri Paripurna, Cipika-Cipiki dan Disapa 'Adinda' Sudah Damai?
Keduanya tampak akur saat sama-sama hadir di Rapat Paripurna membahas di Kantor DPRD Jawa Barat.
Hubungan antara Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Erwan Setiawan dan Sekda Jawa Barat Herman Suryatman yang sempat dikabarkan tak akur. Wagub sempat menilai Sekda sering tak ngantor, juga jarang hadiri rapat paripurna.
Hari ini keduanya bertemu. Pemandangan terlihat, keduanya menunjukkan gestur dua orang yang memiliki hubungan baik. Disebut-sebut Erwan dan Herman sudah islah, mereka telah bertemu dan berkomunikasi.
Keduanya tampak akur saat sama-sama hadir di Rapat Paripurna membahas di Kantor DPRD Jawa Barat pada Selasa, (1/7). Saat menyampaikan pendapat akhir mewakili Gubernur atas Rakerda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Jawa Barat tahun 2024, Erwan tak sungkan menyapa Herman dengan akrab.
Usai melangkah ke podium, awalnya Erwan menyapa pimpinan rapat beserta anggota DPRD dan Forkopimda Jawa Barat yang hadir dalam rapat tersebut. Kemudian dia menyapa Herman dengan sebutan ‘adinda’.
“Yang saya hormati, saudara Sekda Provinsi Jawa Barat, Adinda Herman,” ujar Erwan disusul dengan tawanya yang disertai riuh tepuk tangan peserta rapat, sebagaimana dikutip dari tayangan yang disiarkan di kanal YouTube DPRD Jawa Barat.
Menyambut sapaan itu, tampak Herman mengangkat tangannya memberi hormat. Senyumnya mengembang.
Tak hanya itu, saat agenda penandatanganan persetujuan, Erwan juga memanggil Sekda Herman. Mereka pun tampak begitu akrab saat bercipika-cipiki, yang disusul oleh momen foto bersama.
Hanya Dinamika Pemerintahan
Saat dijumpai awak media usai rapat, Herman mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Wagub Erwan kini telah baik. Terkait kabar antara dia dan Erwan yang tak akur, Herman menyebut itu semata hal yang lumrah dalam dinamika pemerintahan dan telah mengobrol secara langsung.
“Sudah baik-baik saja, baik-baik saja. Saya kira, ya sudah, kita sudah komunikasi. Ya dinamika dalam pemerintahan, sebagaimana yang pernah saya sampaikan, hal biasa,” katanya.
“Yang paling penting kan tujuan sama, Jawa Barat istimewa. Saatnya kita bahu-membahu,” imbuh dia.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Erwan. Dia mengakui sudah ngobrol panjang lebar dengan Sekda Herman. Termasuk menyoal agenda-agenda dalam mewujudkan visi Jawa Barat, sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
“Tadi malam kita sudah berbicara panjang lebar dan kita, saya sudah berikan arahan kita bekerja sesuai dengan tupoksi dan sekarang saatnya bekerja bersama gubernur wakil gubernur dan sekda serta seluruh OPD [Organisasi Perangkat Daerah] di Jabar kita bersatu membangun Jawa Barat istimewa,” kata dia.
Sindiran Erwan ke Herman
Sebelumnya, Wakil Gubernur Erwan sempat mengakui ada keretakan hubungan antara dia dan Sekda Herman. Itu menurut Erwan terkait Herman yang mengambil sejumlah tugas Wakil Gubernur.
Ketidakakuran antara keduanya pun sempat mencuat ke publik. Erwan sempat menyindir Sekda Herman, jarang ngantor pada rapat Paripurna Kamis 19 Juni 2025 lalu.
Disinggung soal mengambil tugas, Sekda Herman mengatakan tak berkomentar banyak dan menyarankan awak media menanyakannya langsung kepada Gubernur Dedi Mulyadi.
“Silakan ke Pak Gubernur, karena pengambil keputusan di Pemda Provinsi Jawa Barat adalah Pak Gubernur,” katanya
“Kalau Sekda ya sesuai tugas dan fungsi membantu kepala daerah dalam merumuskan kebijakan mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan dan mengevaluasi kebijakan kalau saya normatif aja,” imbuh dia.