Wabup Pastikan Kondusifitas Nabire Jelang Ramadhan 2026, Ajak Jaga Kerukunan
Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, memastikan kondusifitas Nabire menjelang Ramadhan 2026. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian sosial.
Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, menegaskan bahwa wilayah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, berada dalam kondisi aman dan kondusif menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Tarhib Ramadhan yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nabire. Acara tersebut berlangsung di Islamic Center Al Falah Nabire pada hari Sabtu.
Burhanuddin menekankan bahwa terjaganya kondusifitas daerah merupakan hasil kolaborasi aktif dari pemerintah, aparat keamanan, serta seluruh lapisan masyarakat Nabire. Ia mengajak semua pihak untuk terus berperan serta dalam menjaga stabilitas dan keamanan bersama. Momen Ramadhan diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan ini.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak umat Muslim di Nabire untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum membersihkan hati dari sifat iri, dengki, dan amarah. Ini juga merupakan kesempatan emas untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama. Peningkatan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah juga menjadi fokus utama.
Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Menjaga Kondusifitas Nabire
Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kondusifitas di Nabire, khususnya selama bulan Ramadhan. Menurutnya, Ramadhan bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga waktu untuk introspeksi diri. Ini adalah kesempatan untuk membersihkan hati dari segala bentuk penyakit hati.
Pemerintah daerah sangat berharap nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian ini semakin tumbuh di tengah masyarakat Nabire. Semangat ini diharapkan tidak hanya terasa menjelang Ramadhan, tetapi juga terus berlanjut sepanjang bulan suci. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis.
Burhanuddin juga mengajak umat untuk menyambut Ramadhan dengan niat yang tulus dan saling memaafkan. Memperkuat ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama Muslim akan melahirkan sikap tulus. Hati yang bersih dan ukhuwah yang kuat akan menciptakan masyarakat yang damai, rukun, serta saling mendukung dalam kebaikan.
Persiapan MUI Nabire Sambut Ramadhan 1447 Hijriah
Ketua MUI Nabire, KH Rohimin Abdul Rahman, menjelaskan bahwa Tarhib Ramadhan adalah bagian dari upaya MUI untuk mempersiapkan umat. Kegiatan ini bertujuan menyatukan berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam dalam menyambut dan melaksanakan ibadah Ramadhan. Ini juga menjadi ajang silaturahmi yang penting.
Tarhib Ramadhan juga berfungsi untuk mempererat hubungan antara ulama, umara (pemimpin), ormas Islam, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), pondok pesantren, dan masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan sinergi dapat terjalin lebih baik. Semua elemen dapat bekerja sama demi kelancaran ibadah Ramadhan.
Dalam menyambut Ramadhan 1447 Hijriah/2026, MUI Nabire berencana menggelar Safari Ramadhan di beberapa lokasi. Kegiatan ini akan melibatkan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya. Ini menunjukkan komitmen MUI dalam memfasilitasi kegiatan keagamaan.
MUI mengimbau seluruh pengurus DKM agar lebih selektif dalam mengundang penceramah dari luar daerah. Jika ada penceramah dari luar Nabire, pengurus DKM wajib melapor kepada Binmas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nabire. Laporan harus disertai daftar riwayat hidup penceramah untuk diteruskan kepada MUI Nabire.
- Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 akan dilaksanakan di beberapa titik, antara lain:
- 8 Ramadhan: Masjid Muhajirin
- 15 Ramadhan: Wilayah SP3
Sumber: AntaraNews