Viral Video Belasan Karyawan Teriak Minta Tolong di Atas Gedung Terra Drone Saat Kebakaran, Polisi: Semua Selamat
Sebanyak 19 karyawan yang terjebak di lantai paling atas Gedung Terra Drone berhasil dievakuasi. Polisi menyebut seluruh korban dalam video viral selamat.
Sebuah video yang beredar luas di media sosial merekam momen belasan karyawan berdiri di lantai paling atas Gedung Terra Drone saat kebakaran terjadi.
Dalam rekaman itu, sejumlah pekerja terlihat berteriak meminta pertolongan, bahkan beberapa bergelantungan di sisi bangunan ketika api dan asap pekat mulai menjalar ke atas.
Petugas pemadam kebakaran segera melakukan penyelamatan dengan mengerahkan tangga tinggi. Para karyawan diturunkan satu per satu dari puncak gedung ke area aman.
Kepolisian memastikan seluruh pekerja yang terlihat dalam video tersebut berhasil diselamatkan. Para korban diketahui terjebak di lantai teratas saat api sudah mengepung bagian tengah bangunan.
“Jadi untuk yang dalam video yang cukup viral itu, ada karyawan-karyawannya yang selamat sampai dengan lantai paling atas, itu sudah diselamatkan oleh tim Damkar. Itu ada berjumlah sekitar 19 orang, selamat semua yang sampai ke atas,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Roby Heri Saputra kepada wartawan, Selasa (9/12/).
Dalam perkembangan penyelidikan, Roby menyebut penyidik telah memeriksa enam orang saksi, terdiri dari empat karyawan dan dua petugas HRD. Polisi juga berencana memeriksa pemilik gedung serta pihak yang bertanggung jawab atas operasional perusahaan.
“Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan. Ada 4 karyawan (saksi), 2 HRD. Itu juga nanti kita upayakan komunikasi dan memeriksa pemilik gedung atau penanggung jawab perusahaan,” ujarnya.
Penyelidikan Telusuri Unsur Pidana
Roby menambahkan, proses penyelidikan masih diarahkan untuk menelusuri kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa kebakaran tersebut, termasuk dugaan kelalaian.
“Untuk sampai dengan saat ini kita belum menemukan unsur pidananya. Kita masih menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam kejadian kebakaran yang terjadi itu. Termasuk dengan kelalaian, apakah dari pihak operator, manajemen, atau pemilik gedung, juga kita masih melakukan penyelidikan dulu,” jelasnya.
Dari hasil penelusuran bersama tim forensik, polisi juga memastikan bahwa gedung tersebut hanya memiliki satu akses keluar-masuk di bagian depan lantai dasar.
Selain itu, satu unit lift yang berada di dalam gedung turut diperiksa guna memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
“Bersih. Juga kita temukan bahwa memang masuk dan keluarnya itu hanya melalui pintu bawah di depan itu saja. Jadi satu lift, tadi juga ada satu lift kita periksa juga untungnya tidak ada korban di dalamnya,” ucap Roby.
Hingga saat ini, kepolisian belum menemukan adanya korban berkewarganegaraan asing dalam peristiwa tersebut.
“Untuk saat ini kita belum menemukan informasi ada orang asing di antara korban. Tapi kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.