Tujuh pengungsi Palu dirawat di RSUD Abdul Wahab Syachranie Samarinda
Tujuh pengungsi Palu dirawat di RSUD Abdul Wahab Syachranie Samarinda. Tujuh pasien pengungsi asal kota Palu, Sulawesi Tengah, di beberapa lokasi di Samarinda, berobat ke RSUD Abdul Wahab Syachranie, milik Pemprov Kalimantan Timur. Tiga di antaranya menjalani rawat inap.
Tujuh pasien pengungsi asal kota Palu, Sulawesi Tengah, di beberapa lokasi di Samarinda, berobat ke RSUD Abdul Wahab Syachranie, milik Pemprov Kalimantan Timur. Tiga di antaranya menjalani rawat inap.
Data diperoleh dari RSUD AW Syachranie Samarinda, ketujuh pasien, tercatat sejak Selasa (2/10) lalu sampai hari ini. Keluhannya beragam, mulai dari luka yang diderita saat gempa dan tsunami, hingga patah tulang.
"Ada juga yang memang sudah sakit yang lama. Misalnya pasien biasa hemodialisa rutin, memang harus ke rumah sakit. Dan juga ada pasien hipertensi," kata Kabid Pelayanan RSUD AW Syachranie Samarinda, dr Nurliana Adriati Noor, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (10/10).
Nurliana menerangkan, dari 7 pasien, tiga diantaranya, menjalani rawat inap di ruang ruang perawatan inap. Ketiga pasien rawat inap itu masing-masing adalah Emma Debora (39), Hj Firman (63), serta Saiful (36).
"Ke semua pasien itu kan awalnya masuk di IGD (Instalasi Gawat Darurat), kemudian masuk ke ruang perawatan. Jadi informasi dan data ini, dihimpun dari IGD dan ruang perawatan," ujar Nurliana.
"Umumnya, semua pasien ditanggung BPJS Kesehatan. Jadi, intinya, semua pasien pengungsi bencana gempa dan tsunami, semua kita terima. Kalau tidak ada BPJS, sudah ada kebijakan dari pimpinan (RSUD AW Syachranie)," tambahnya lagi.
Pengungsi asal Palu dan Donggala, terus berdatangan pascagempa dan tsunami yang mengguncang, Jumat (28/9) sore lalu, baik jalur laut maupun udara. Begitu tiba di posko utama pengungsi di Balikpapan, para pengungsi menyebar ke wilayah lain di Kalimantan Timur, diantaranya di Samarinda, yang tercatat tidak kurang 130 pengungsi.
Berikut nama pasien pengungsi dirawat di RSUD AW Syachranie Samarinda :
1. Ahmad Nawal (14) asal Palu Barat
2. Emma Debora P (39) (alamat dalam verifikasi) dan masuk rawat inap
3. Anastasia K.S (usia dan alamat dalam verifikasi)
4. Hj Firman (63) alamat Jalan Pue Bongo, Palu dan jalani rawat inap
5. Maureen Sima (12) alamat Jalan Dr Moh Hatta, Palu
6. Saiful (36) alamat Jalan HI Lagoda, Baiya, Palu Utara dan menjalani rawat inap
7. Tamrin (61) alamat dalam verifikasi
Baca juga:
Tim Prabowo kirim pemijat pendekar buat terapi korban gempa Sulteng
BNPB dan Kejagung teken kerjasama penanganan menanggulangi bencana
Suplai listrik di fasilitas umum daerah terdampak gempa Sulteng kembali normal
Khawatir gempa susulan, 190.180 warga di Sigi pilih bertahan di pengungsian
Prabowo-Sandi kerahkam tim dokter keliling bantu korban gempa di Donggala
69 Polisi belum ditemukan usai gempa dan tsunami melanda Sulteng
Amien Rais tuding ada kejanggalan pemanggilan, ini penjelasan polisi