Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Khawatir gempa susulan, 190.180 warga di Sigi pilih bertahan di pengungsian

Khawatir gempa susulan, 190.180 warga di Sigi pilih bertahan di pengungsian Pengungsi Korban Gempa dan Tsunami Palu. ©2018 Liputan6.com/Fery Pradolo

Merdeka.com - Sebanyak 190.180 korban gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah masih bertahan di lokasi pengungsian. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi Gayus Sampe mengatakan, para pengungsi tersebar di 12 dari 16 kecamatan yang terdampak bencana.

Warga yang terdampak bencana tinggal di lokasi pengungsian di Kecamatan Biromaru, Dolo, Marawola, Dolo Selatan, Kulawi, Lindu, Pipikoro, Kulawi Selatan, Konovaro, Gumbasa, Tanambulava, Dolo Barat, Palolo, Kinovaro dan Nokilalaki.

Sampai saat ini, kata Gayus, sebagian warga belum mau kembali ke rumah meski tempat tinggal mereka hanya mengalami kerusakan ringan atau sama sekali tidak rusak.

Warga memilih tinggal sementara di lokasi pengungsian meski hanya berteduh di tenda-tenda, dan makan seadanya karena takut gempa datang lagi.

Gempa-gempa susulan kecil sampai sekarang kadang masih terjadi, dan setiap kali merasakan getaran warga yang tinggal di dalam tenda langsung berhamburan keluar.

"Saya baru akan kembali pulang jika kondisi sudah benar-benar normal. Artinya sudah tidak ada gempa susulan," kata Mety, warga Desa Bolapapu di Kecamatan Kulawi.

Barnabas, warga Kecamatan Lindu, juga demikian. Ia mengaku lebih tenang tinggal di tenda darurat ketimbang pulang ke rumah dengan kekhawatiran menghadapi dampak gempa.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP