Trivia Pendidikan: Dulu Tempuh 3 Jam, Pemkab Berau Prioritaskan Pendidikan Anak Terpencil di Sei Maning
Pemerintah Kabupaten Berau serius menggarap pemerataan Pendidikan Anak Terpencil di Sei Maning, Kampung Birang. Setelah anak-anak harus menempuh 3 jam perjalanan, kini SD filial akan dibangun. Simak detailnya!
Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warganya. Fokus utama saat ini adalah Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sei Maning, Kampung Birang, yang selama ini menghadapi tantangan signifikan dalam mendapatkan pendidikan yang layak.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa anak-anak di kawasan terpencil tersebut dapat menikmati fasilitas dan mutu pendidikan yang setara dengan wilayah lain. Kondisi sekolah dasar (SD) filial yang masih menumpang di rumah warga menjadi pemicu utama perhatian serius dari pemerintah daerah.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, secara langsung meninjau lokasi SD filial dan calon lahan pembangunan sekolah baru. Langkah ini menegaskan keseriusan Pemkab Berau dalam mendukung peningkatan mutu Pendidikan Anak Terpencil di wilayahnya, dengan target pembangunan gedung baru yang lebih representatif.
Kondisi Darurat Pendidikan di Sei Maning
Aktivitas belajar mengajar di SD Filial Sei Maning saat ini berlangsung dalam kondisi yang jauh dari ideal. Ruang kelas yang digunakan masih meminjam tiga rumah warga, di mana setiap rumah dibagi menjadi dua kelas.
Total 52 siswa harus beradaptasi dengan keterbatasan ruang ini, yang tentu saja mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran. Salah seorang guru, Sartiya, mengungkapkan bahwa ia harus menyiasati berbagai cara agar materi dapat tersampaikan dengan baik.
“Ini karena dalam satu rumah ada dua kelas, maka harus bisa dibagi dengan cepat saat mengisi materi. Kami sebagai guru tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi murid-murid,” tutur Sartiya.
Selain keterbatasan ruang, jumlah tenaga pengajar juga menjadi perhatian. Saat ini, hanya ada tiga guru yang bertugas membimbing dan mengarahkan 52 siswa, jumlah yang sangat kurang dan membutuhkan tambahan tenaga pengajar.
Sebelum adanya SD filial ini, anak-anak di Sei Maning harus menempuh perjalanan hingga tiga jam untuk bersekolah di SD wilayah Kabupaten Bulungan. Hal ini disebabkan lokasi kampung yang berbatasan langsung dengan Bulungan di sebelah utara.
Komitmen Pemkab Berau untuk Pemerataan Akses
Kondisi darurat pendidikan di Sei Maning ini menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kabupaten Berau. Wakil Bupati Gamalis menegaskan bahwa pembangunan gedung baru dan fasilitas pendukungnya akan diupayakan untuk dipenuhi secepatnya.
“Kami sudah melakukan peninjauan ke SD filial yang masih menumpang di rumah warga, termasuk meninjau lokasi calon sekolah yang akan dibangun. Ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi seluruh masyarakat,” kata Gamalis.
Gamalis juga menyatakan akan segera mengadakan pertemuan dengan tim teknis untuk mempercepat proses pembangunan. Tujuannya adalah memastikan semua tahapan berjalan lancar dan aman, terutama terkait dengan lahan hibah yang telah tersedia.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah, menambahkan bahwa pihaknya siap membangun setelah kejelasan lahan dipastikan. Pembangunan ini dianggap sebagai kebutuhan mendesak bagi masyarakat setempat.
“Kami sudah sama-sama melihat lahan yang akan dibangun sekolah dan semuanya strategis. Jadi, tiga bulan ini kami kejar terus untuk kejelasan lahan, sehingga 2026 bisa direalisasikan pembangunan sekolah filial tersebut,” ujar Mardiatul.
Tantangan dan Harapan Pembangunan Sekolah Filial
Meskipun komitmen pemerintah daerah sudah kuat, terdapat beberapa tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah memastikan kelengkapan surat hibah dan dokumen lahan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Proses verifikasi dan legalisasi lahan menjadi kunci utama sebelum pembangunan fisik dapat dimulai. Tim teknis akan bekerja keras untuk menyelesaikan aspek administratif ini dalam waktu tiga bulan ke depan.
Dengan adanya pembangunan gedung sekolah baru, diharapkan kondisi belajar mengajar di Sei Maning akan jauh lebih nyaman dan efektif. Fasilitas yang memadai akan mendukung para guru dalam memberikan pendidikan terbaik bagi siswa.
Pembangunan SD filial yang ditargetkan rampung pada tahun 2026 ini membawa harapan besar bagi masa depan Pendidikan Anak Terpencil di Berau. Ini merupakan langkah nyata menuju pemerataan akses pendidikan yang berkualitas di seluruh pelosok negeri.
Sumber: AntaraNews