Trivia: 38 Desa Terlibat Koperasi, Pemkab Supiori Fokus Implementasi Program Strategis Nasional
Pemkab Supiori, Papua, gencar mengimplementasikan Program Strategis Nasional, seperti Koperasi Desa dan Makan Bergizi Gratis, untuk kesejahteraan. Penasaran bagaimana dampaknya?
Pemerintah Kabupaten Supiori, Papua, secara konsisten merealisasikan berbagai program strategis nasional demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya. Upaya ini mencakup inisiatif penting seperti pembentukan Koperasi Desa Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Bupati Supiori, Sahrul Hasan Nunsi, menegaskan komitmen daerah dalam menjalankan program-program tersebut.
Program-program ini dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, mulai dari aspek ekonomi hingga kesehatan anak-anak sekolah. Dengan fokus pada efisiensi anggaran dan pencegahan stunting, Pemkab Supiori berupaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Implementasi ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Sahrul Hasan Nunsi pada Minggu (12/10) di Supiori, menyatakan bahwa semua proyek strategis nasional ini berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Hal ini memastikan bahwa setiap inisiatif memberikan manfaat nyata dan tepat sasaran bagi warga Supiori. Komitmen ini diharapkan dapat mempercepat kemajuan daerah.
Penguatan Ekonomi Melalui Koperasi Desa Merah Putih
Salah satu pilar utama Program Strategis Nasional Supiori adalah pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi lokal di tingkat desa. Hingga saat ini, program koperasi tersebut telah berhasil diimplementasikan di 38 kampung atau desa di Kabupaten Supiori.
Pembentukan koperasi ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memberdayakan masyarakat. Melalui koperasi, diharapkan terjadi peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi warga desa. Koperasi menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkolaborasi dan mengembangkan potensi ekonomi mereka.
Wakil Bupati Sahrul Hasan Nunsi menekankan pentingnya peran koperasi dalam mendorong kesejahteraan. "Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih telah dilaksanakan di 38 kampung/desa," ujarnya, menunjukkan jangkauan luas program ini. Keberhasilan implementasi di puluhan desa menjadi indikator positif.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Generasi Muda
Selain penguatan ekonomi, Pemkab Supiori juga memprioritaskan kesehatan dan gizi anak-anak melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini merupakan bagian integral dari Program Strategis Nasional Supiori yang bertujuan mencegah stunting. Saat ini, tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah lolos seleksi untuk menjalankan program ini.
Target penerima manfaat program MBG sangat signifikan, diperkirakan mencapai sekitar 8.000 anak. Mereka tersebar di berbagai satuan pendidikan di seluruh Kabupaten Supiori. Angka ini menunjukkan skala intervensi yang besar untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang memadai.
Pemerintah Kabupaten Supiori menyatakan optimisme tinggi terhadap kelancaran program ini. "Pemkab Supiori optimistis program MBG bisa berjalan lancar sesuai target Badan Gizi Nasional," kata Sahrul Hasan Nunsi. Optimisme ini didasari oleh persiapan matang dan komitmen kuat dari pemerintah daerah.
Fokus pada Kinerja dan Penyelesaian Program Daerah
Di tengah implementasi Program Strategis Nasional Supiori, Wakil Bupati Sahrul Hasan Nunsi juga menyinggung isu mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Supiori. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada mutasi jabatan yang dilakukan. Hal ini dikarenakan pemerintah daerah masih dalam tahap evaluasi kinerja para pejabat yang bersangkutan.
Sahrul Hasan Nunsi mengharapkan agar seluruh pejabat eselon II, III, dan IV tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab mereka. Ia meminta para pejabat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya terkait mutasi jabatan. Profesionalisme dan dedikasi diharapkan tetap terjaga.
Lebih lanjut, ia berharap agar para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dapat fokus menyelesaikan program kebijakan pemerintah daerah hingga penghujung tahun anggaran 2025. "Saya bersama Pak Bupati Heronimus Mansoben tetap fokus merealisasikan bersama program strategis nasional pemerintah yang sedang berjalan," tutupnya, menegaskan prioritas utama Pemkab Supiori.
Kabupaten Supiori merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Biak Numfor. Pembentukan kabupaten ini didasarkan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2003.
Sumber: AntaraNews