Trivia: 29 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang, Polres OKU Timur Salurkan Bantuan Darurat
Polres OKU Timur salurkan bantuan darurat kepada puluhan korban angin kencang di Desa Sridadi. Simak bagaimana upaya penanganan bencana ini meringankan beban warga.
Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dengan sigap menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang menjadi korban bencana angin kencang di Desa Sridadi, Kecamatan Buay Madang, Sumatera Selatan. Penyaluran bantuan ini dilakukan pada Sabtu (23/8) sebagai respons cepat terhadap musibah yang melanda.
Musibah angin kencang yang terjadi pada Rabu (20/8) lalu telah meninggalkan dampak signifikan, merusak puluhan rumah warga dan menyisakan kesedihan mendalam bagi para korban. Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, menegaskan komitmen pihaknya untuk hadir di tengah masyarakat.
Bantuan yang disalurkan meliputi beras, paket sembako, dan uang tunai, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi serta memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari para warga terdampak. Inisiatif ini menunjukkan kepedulian aparat kepolisian terhadap kondisi masyarakat yang sedang kesulitan.
Dampak Kerusakan Akibat Angin Kencang di OKU Timur
Bencana angin kencang yang melanda Desa Sridadi pada Rabu (20/8) lalu menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga. Data menunjukkan bahwa sebanyak 22 unit rumah mengalami rusak ringan, sementara tujuh unit lainnya rusak berat, terutama pada bagian atap.
Selain kerusakan pada hunian warga, angin kencang juga mengakibatkan sembilan batang pohon tumbang, mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Timur, Budi Widiyanto, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi disertai angin kencang menjadi pemicu utama.
Tidak hanya rumah, sejumlah fasilitas umum di Desa Sridadi juga tak luput dari terjangan angin kencang. Mushala, tribun lapangan bola, hingga tenda perlombaan perayaan 17 Agustus 2025 dilaporkan porak poranda, dengan kerusakan dominan pada bagian atapnya.
Upaya Penanganan dan Peningkatan Kewaspadaan Bencana
Menyikapi musibah ini, Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono menyatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi bencana bertujuan meringankan beban warga. Penyaluran bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi Polri terhadap masyarakat.
Bantuan yang diberikan, berupa beras, paket sembako, dan uang tunai, diharapkan dapat sedikit membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok pasca-bencana. Kapolres berharap agar bantuan ini bisa menjadi dorongan semangat bagi warga untuk bangkit kembali.
Selain menyalurkan bantuan, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana susulan. Peringatan ini penting guna mencegah timbulnya korban jiwa dan meminimalkan dampak jika terjadi musibah serupa di masa mendatang.
BPBD OKU Timur juga telah menerjunkan personel ke lokasi untuk membantu warga memperbaiki puing-puing atap rumah yang rusak. Tim juga membersihkan pohon-pohon tumbang menggunakan mesin pemotong, memastikan akses dan lingkungan kembali aman bagi warga.
Sumber: AntaraNews