Tragis! Tetangga Lihat Bocah 5 Tahun Celananya Berdarah, Ternyata Habis Dicabuli Ayah, Kakek & Pamannya
Parahnya, para lelaki yang mencabulinya masih memiliki hubungan darah dengannya, yaitu ayah, kakek, dan pamannya sendiri.
Seorang bocah perempuan yang masih berusia lima tahun asal Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat diduga menjadi korban pencabulan sejumlah lelaki.
Parahnya, para lelaki yang mencabulinya masih memiliki hubungan darah dengannya, yaitu ayah, kakek, dan pamannya sendiri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terungkapnya aksi pencabulan tersebut terbongkar saat salah seorang saksi melihat kondisi celana korban dalam kondisi berdarah pada Senin (7/4) dini hari.
Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata kondisi alat kelaminnya yang mengalami luka.
Di waktu yang sama, saksi pun menanyakan kepada korban apa yang menyebabkan alat kelaminnya luka. Saat itu juga korban menyatakan bahwa ada sesuatu yang masuk ke area alat kelaminnya sehingga langsung dibawa ke petugas Kesehatan.
Pengakuan Korban
Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui ada luka robek di bagian kelamin korban. Ketika ditanyakan apa yang telah masuk ke kelaminnya sambil diperlihatkan alat kelamin laki-laki, korban menyatakan bahwa hal tersebutlah yang telah masuk ke dalam kelaminnya.
Ketika ditanya lebih lanjut tentang sosok yang telah melakukannya, korban menyebut bahwa ada tiga orang. Ketiga orang tersebut adalah ayah kandungnya, kakeknya, dan kakak dari ayah kandungnya (pamannya).
Saksi yang kaget atas pengakuan tersebut langsung membawa korban ke Puskesmas Cipanas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak Puskesmas pun kemudian menyarankan agar korban dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan visum.
Setelah itu, saksi yang pertama kali menemukan korban dalam kondisi celana berdarah langsung memberitahukan kepada unsur aparat desa, Bhabinkamtibmas, hingga Babinsa terkait kejadian tersebut.
Ayahnya Bercerai
Para pelaku yang diketahui berinisial ES (57, kakek), YMU (31, paman), dan YMA (25, ayah) akhirnya diamankan oleh Bhabinkamtibmas, aparat desa, dan Babinsa.
Diketahui, aksi pencabulan yang dilakukan oleh ketiga terduga pelaku saat korban sedang bersama ayah kandungnya. Selain itu, posisi ibu kandung korban pun diketahui telah bercerai dengan ayahnya sehingga pada saat kejadian ibunya sedang tidak ada.
Paska kejadian tersebut, korban pun sempat disembunyikan oleh aparat sambil mereka mencari keberadaan ibu kandungnya untuk membuat laporan resmi.
Ibu Kandung Ditemukan
Setelah ibu kandungnya ditemukan, ia pun langsung diantar untuk membuat laporan resmi ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Garut.
Terkait kejadian tersebut, Kepala Kepolisian Sektor Tarogong Kaler resor Garut, Iptu Sona Rahadian Amus membenarkan, pihaknya telah mengamankan terduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur.
“Memang betul Bhabinkamtibmas kami mengamankan tiga orang terduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur yang ada di wilayah hukum Polsek Tarogong Kaler. Untuk selanjutnya para pelaku kami serahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polres Garut untuk dilakukan proses lebih lanjut,” katanya, Selasa (8/4).