Tiga Bocah SD di Gresik Curi Motor, Tertangkap Basah Warga saat Dorong Barang Curian
Informasi yang dihimpun, sebelum melakukan pencurian, ketiga bocah tersebut sempat berkumpul di rumah salah satu pelaku.
Bukannya bermain seperti teman sebayanya, tiga bocah yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) di Gresik, Jawa Timur ini malah cukup lihai mencuri motor. Mereka pun tertangkap basah oleh warga setempat, saat mendorong motor hasil curiannya.
Aksi tiga bocah SD ini terjadi di Jalan Harun Thohir, Gresik, Jawa Timur pada Selasa (18/3) kemarin. Ketiganya tertangkap basah oleh warga setempat saat mencuri motor dengan cara didorong.
Kronologi Penangkapan
Informasi yang dihimpun, sebelum melakukan pencurian, ketiga bocah tersebut sempat berkumpul di rumah salah satu pelaku. Mereka bahkan sempat melakukan survei lokasi yang akan dijadikan sasaran.
Layaknya pencuri dewasa, mereka menentukan sasaran pada motor-motor yang diparkir dalam kondisi tidak terkunci. Alhasil, pada saat hendak melakukan eksekusi ketiganya menemukan sebuah motor Yamaha Mio warna biru putih yang ditinggal pemiliknya tanpa terkunci stang.
Selanjutnya kendaraan tersebut didorong oleh pelaku, warga yang mencurigai aksi itu lalu menghubungi Polsek Gresik.
Kemudian 3 bocah tersebut diamankan oleh warga dan dibawa ke Balai Desa Pulopancikan, Gresik.
Kapolsek Gresik, Iptu Suharto membenarkan aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan 3 bocah tersebut.
"Ya benar (adanya aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan 3 bocah)," kata Suharto, Rabu (19/3).
Pelaku beserta barang bukti Yamaha Mio milik korban Ade (35) itu kemudian diamankan ke Polsek Gresik dan melakukan koordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Gresik.
Kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terkait motif 3 bocah yang nekat melakukan pencurian motor itu.
Sudah Tiga Kali Curi Motor
Aksi pencurian motor yang dilakukan tiga bocah yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) di Gresik, Jawa Timur itu ternyata bukan pertama kalinya. Dari pengakuan sementara, tiga pelaku mengakui telah mencuri motor sebanyak tiga kali sebelum akhirnya tertangkap warga saat mencuri yang keempat kalinya.
Kanit Reskrim Polsek Gresik Kota, Ipda Azis mengatakan, dari pengakuan sementara, pelaku telah beraksi di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP).
"Ketiga pelaku mengaku sementara di wilayah kota sudah mengambil motor di tiga TKP di area Alun-Alun dan di Jalan Harun Tohir," kata Azis, Rabu (19/3).
TKP Pencurian
Beberapa TKP yang diakui para bocah itu di antaranya, di Perum PPS mencuri sepeda motor Yamaha Mio, Alun-Alun Gresik sepeda Motor Mio warna hitam putih, Gang Jalan Harun Thohir mencuri sepeda motor Honda Beat, dan terbaru di parkiran pangkas rambut Jalan Harun Thohir Sepeda motor Yamaha Mio warna biru putih.
Lebih lanjut, Ipda Azis mengungkapkan untuk motif pelaku curanmor itu mengincar sepeda motor yang tidak di kunci setir kemudian dituntun atau didorong.
Barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku diantaranya satu unit sepeda motor Yamaha Mio nopol W 6784 MR.
"Terkait penanganan kasus ini kami limpahkan ke Polres Gresik Unit PPA karena masih anak-anak," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Gresik Kota, Iptu Suharto mengatakan, kepolisian berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Gresik untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
"Kasus ini masih kami dalami. Kami juga akan menyelidiki apakah ada pihak lain yang memanfaatkan mereka dalam aksi ini," tandasnya.
Diketahui, peristiwa pencurian motor itu terjadi pada Selasa (18/3) sekitar pukul 04:30 WIB. Ketiga ocah yang masih duduk di bangku SD dipergoki warga mencuri sepeda motor Yamaha Mio warna putih biru milik Ade (35) di Tlogopojok, Gresik, Jatim.
Sebelum melakukan aksi pencurian, 3 bocah itu mengatur strategi dan mendapati motor tersebut tidak dikunci setir.
Ketiga bocah itu kemudian mendorong sepeda motor tersebut dan aksinya dipergoki warga lalu diserahkan ke pihak kepolisian.