Tidak Dibolehkan Mudik, Seorang Ibu Bacok Anaknya Sendiri
Kejadian bermula saat korban melarang ibunya mudik ke Jember. Dan sebagai gantinya, nanti korban mengantarkan mudik ketika kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jawa Barat telah dicabut atau selesai.
Seorang ibu bernama Toni (60) nekat membacok anaknya sendiri, Sugiono (48), karena tidak terima saat dilarang mudik ke Jember di tengah pandemi corona. Kejadian tersebut terjadi di Perum Bukit Residen Blok C/4, Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Jawa Barat.
Kejadian bermula saat korban melarang ibunya mudik ke Jember. Dan sebagai gantinya, nanti korban mengantarkan mudik ketika kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jawa Barat telah dicabut atau selesai.
"Disampaikan kepada ibunya bahwa nanti setelah ada pencabutan, mau diantar mudik ke Jember," terang Kapolsek Campaka AKP Teguh Sujito. Dikutip dari Liputan6.com, Selasa (12/5).
Namun karena tidak terima, pelaku akhirnya naik pitam. Dia melampiaskan dengan membacok anaknya saat sedang tidur.
"Namun pada saat dini hari karena mungkin barang kali tidak puas, pada saat anaknya tidur, ibunya membawa golok. Pada saat itu langsung disabetkan ke arah kepala anaknya sendiri," ujar Kapolsek.
Korban yang kesakitan usai dua kali dibacok oleh pelaku. Warga yang mendengar teriakan korban, segera menghampiri dan menangkap pelaku.
Atas perbuatan itu, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Baca juga:
Satu Pengeroyok Terduga Pencuri Motor Hingga Meninggal di Tangsel Ditangkap Polisi
Tersinggung, Warga Kupang Kritis Ditebas Teman Minum Miras
Diawali Cekcok, Pria di Malang Gergaji Istri Sebelum Bunuh Diri
Kronologi Perkenalan hingga Pelaku Aniaya Wanita di Hotel Tamansari
Kesal Dibilang 'Tak Punya Uang', Motif Pelaku Tikam Perempuan di Hotel Tamansari
Polisi Tangkap 1 Penganiaya Wanita di Hotel Tamansari Jakbar