LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Temui Jokowi di Istana, Ical beri masukan soal APBN-P 2015

Ical juga menyampaikan masalah-masalah yang harus diselesaikan oleh pemerintah. Seperti pemerataan pembangunan.

2015-01-13 20:17:00
APBN 2015
Advertisement

Ketua Umum Golkar versi Munas di Bali, Aburizal Bakrie membeberkan hasil pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla tadi. Ical mengaku membahas seputar APBNP 2015 dengan Jokowi.

"Saya memberikan masukan-masukan APBN-P 2015 yang disampaikan ke pemerintah dan bagaimana kita dapat selesaikan dalam kurun waktu 1 bulan, berbagai mana permasalahan diusulkan pemerintah dan menyampaikan persoalan-persoalan yang ada dibahas lebih," ujar Ical di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/1).

Ical juga menyampaikan masalah-masalah yang harus diselesaikan oleh pemerintah. Seperti pemerataan pembangunan di Indonesia.

"Saya merasa khawatir yang penting masalah pemerataan dari pembangunan ini, pemerataannya harus baik-baik karena itu program-program pemerataan bukan saja konsumtif tetapi konsumtif saya mengimbau pada presiden untuk memperlakukan kembali," ungkap dia.

Ical juga membahas APBNP tersebut dengan Jusuf Kalla. Bahkan, kata Ical, Jokowi dan JK sepakat bahwa PNPM dan KUR harus detail saat dimasukan RAPBNP 2015.

"Sama, pertemuan dengan Pak JK lebih detail semalam, bicara lebih detail tentang hal-hal yang sama tentang itu. Pak JK setuju betul seperti Pak Jokowi bahwa PNPM dan KUR harus lebih detail karena itu harus dimasukkan dalam RAPBNP 2015," jelasnya.

Baca juga:
Dari kewajiban Rp 1,4 M per desa, Jokowi cuma bisa beri Rp 270 juta
Menteri Anies tak tambah jatah dana pendidikan untuk Indonesia Timur
Kumpulkan petinggi ESDM, Sudirman ingin sikat 'pemain' tender
ESDM minta tambahan alokasi dana Rp 5 T di APBN-P 2015
Pemerintah banggakan mampu turunkan defisit ke 1,9 persen
Ubah mekanisme subsidi, Jokowi dituding tabrak konstitusi

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.