Tangani Kasus Agni, UGM Bentuk Tim Etik
Tangani Kasus Agni, UGM Bentuk Tim Etik. Ketujuh dosen yang ditunjuk oleh UGM menjadi tim etik itu merupakan pakar di bidangnya masing-masing yang disiplin ilmunya berkaitan dengan kasus dugaan pemerkosaan terhadap Agni.
Guna menangani kasus dugaan pemerkosaan terhadap Agni saat menjalani KKN di Pulau Seram, UGM membentuk tim etik. Tim etik ini nantinya akan menindaklanjuti hasil kerja tim investigasi bentukan UGM yang telah dibentuk sebelumnya.
Tim etik nantinya juga akan memberikan sanksi terhadap terduga pelaku pemerkosaan terhadap Agni. Tim etik ini menurut Kabag Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani terdiri dari 7 dosen UGM.
Iva mengatakan ketujuh dosen yang ditunjuk oleh UGM menjadi tim etik itu merupakan pakar di bidangnya masing-masing yang disiplin ilmunya berkaitan dengan kasus dugaan pemerkosaan terhadap Agni.
"Ini sedang berproses pembentukan timnya. Sedang menunggu proses untuk SK-nya, mudah-mudahan minggu ini keluar. Kalau tidak salah iya tujuh (dosen) diambil dari beberapa dosen yang membidangi bidang itu. Pakar-pakarnya dari beberapa fakultas," ujar Iva, Kamis (15/11).
Selain membentuk tim etik, kata Iva, UGM juga akan mendukung langkah hukum untuk menyelesaikan kasus Agni. Iva menyebut jika pihak UGM juga mendukung langkah pihak kepolisian yang saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus Agni.
"Kami siap mem-backup 100 persen. Kalau memang yang terbaik kita bawa ke ranah hukum," tutup Iva.
Baca juga:
PAN Soroti Kehadiran Tsamara PSI di UGM, Sementara Sudirman Said Dilarang
Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM, Polda DIY akan Panggil Pelaku dan Korban
UGM Akui Pria Pembakar Ijazah Adalah Alumninya
Polda DIY turun tangan kumpulkan informasi dugaan pemerkosaan mahasiswi UGM saat KKN
Kecewa Penanganan Kasus Agni, Pria Mengaku Alumni UGM Bakar Ijazah
Tangani Kasus Dugaan Pemerkosaan Agni, UGM Segera Bentuk Tim Etik