LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tambah Ruang Isolasi, Pemprov Sumsel Siapkan Asrama Haji dan Wisma Atlet

Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) membuat langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi. Mereka menyiapkan tambahan tempat tidur dan ruang isolasi.

2021-07-14 22:30:00
Covid-19
Advertisement

Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) membuat sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 yang terus terjadi. Mereka menyiapkan tambahan tempat tidur dan ruang isolasi.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan Asrama Haji dan Wisma Atlet Palembang untuk menambah tempat tidur bagi pasien bergejala ringan. Dua gedung itu berkapasitas 800 tempat tidur.

"Kami sudah siapkan tempat isolasi tambahan, di samping operasional dua tower Wisma Atlet yang sudah berlangsung," ungkap Deru, Rabu (14/7).

Advertisement

Menurut dia, pembukaan dua tempat baru itu dimulai jika terjadi lonjakan kasus dan kapasitas ruang isolasi sudah penuh. "Tinggal dibuka saja, semuanya sudah siap," kata dia.

Selain itu, dia juga sudah mengeluarkan surat edaran kepada Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk menambah jumlah tempat tidur, karena bed ocuppancy rate (BOR) di Sumsel sudah mencapai 77 persen.

"Rumah sakit harus segera menindaklanjutinya untuk mengantisipasi kemungkinan buruk terjadi," ujarnya.

Advertisement

Menurutnya, pasien corona bergejala ringan tidak mesti datang ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Mereka bisa menikmati fasilitas lain yang disediakan pemerintah.

"Rumah sakit hanya untuk mereka bergejala sedang dan berat," tegasnya.

Terkait pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di daerah yang berstatus zona merah, Deru mengaku masih menunggu usulan dari pemerintah kabupaten dan kota itu untuk diteruskan ke pusat.

"Yang tahu kondisi wilayah, pemerintah setempat. Kita masih tunggu usulan dari daerah," pungkasnya.

Baca juga:
Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Makassar Bakal Diisolasi ke Kapal
Daerah Keterisian Tempat Tidur di Atas 80 Persen Perlu Lakukan Konversi
Kemenkes: Per 13 Juli Seluruh Provinsi Jawa-Bali Berada di Level Situasi 4
Tangani Covid-19, Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Obat Hingga Ventilator
Menteri Erick Diminta Beri PMN BUMN Farmasi untuk Atasi Pandemi
Gibran Ditangani Tim RSUD Solo, Bukan Dokter Kepresidenan

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.