Tak Disarankan Buru-Buru Lompat ke Air, Ini Cara Menyelamatkan Diri yang Tepat Saat Kapal Tenggelam
Lebih kurang 60 orang kru dan penumpang ada di kapal KMP Tunu Jaya Pratama yang tenggelama di Selat Bali. 30 Lebih di antaranya sudah dievakuasi.
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu (3/7) dini hari. Kapal baru saja lepas jangkar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Sampai sore ini, sudah 30-an orang dievakuasi. Data terkini untuk korban meninggal dunia sebanyak empat orang.
Insiden kapal tenggelam bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Sebagai penumpang, diperlukan pemahaman bagaimana prosedur penyelamatan diri yang benar ketika menyadari kapal ditumpangi akan tenggalam.
Mengacu sejumlah penelusuran, ini yang harus dilakukan penumpang ketika kondisi dalam keadaan darurat.
Panik hanya akan menghambat kemampuan berpikir jernih dan membuat keputusan yang tepat. Fokuslah pada tindakan penyelamatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keselamatan diri.
Cara Menyelamatkan Diri yang Benar
Berikut cara yang bisa Anda lakukan ketika menyadari kapal tenggelam:
- Tetap Tenang dan Jangan Panik: Ini adalah langkah paling krusial. Fokuslah pada tindakan penyelamatan. Sebab, kepanikan semakin membuat Anda bingung harus melakukan apa.
- Kenali Kapal: Pelajari denah kapal dan lokasi pintu keluar darurat sebelum terjadi kecelakaan. Tidak ada salahnya sebagai penumpang kita membaca panduan-panduan atau tanda-tanda penting yang ada di kapal sebagai bekal kita ketika terjadi hal-hal tidak diinginkan.
- Ikuti Instruksi Awak Kapal: Patuhi instruksi mereka untuk menuju jalur evakuasi yang aman.
- Pakai Jaket Pelampung: Kenakan jaket pelampung dengan segera setelah menyadari kapal mulai oleh atau tidak stabil.
- Cari Pelampung atau Alat Penyelamat Lainnya: Jika tidak ada jaket pelampung, cari pelampung atau rakit penyelamat yang terdekat dengan Anda agar ketika keluar dari kapal, Anda tetap aman.
- Evakuasi dengan Tertib: Bergeraklah dengan tertib menuju titik kumpul yang telah ditentukan. Jangan sibuk memikirkan barang bawaan Anda yang ukurannya besar dan berat. Cukup meraih tas yang berisi identitas Anda.
- Menjauh dari Kapal: Jika kapal akhirnya benar-benar tenggelam, berenanglah menjauh dari kapal untuk menghindari puing-puing.
- Hindari Hipotermia: Tetap bergerak agar tubuh tetap hangat dan cari bantuan segera. Sembari tetap mencari bantuan. Tidak lupa, awasi lingkungan sekitar Anda.
Hal-Hal yang Perlu Dihindari
Selain langkah-langkah penyelamatan, ada beberapa hal yang perlu dihindari saat kapal tenggelam. Salah satunya langsung terjun ke air. Kenapa?
- Melompat ke air secara sembarangan dapat menyebabkan cedera serius.
- Berenang terlalu jauh dari kapal dapat menghilangkan titik referensi dan tempat berlindung.
- Panik akan membuat Anda kehilangan kendali dan membuat keputusan yang salah.
Menyelamatkan diri dari kapal yang tenggelam adalah situasi yang berbahaya dan membutuhkan tindakan cepat dan tepat. Pengetahuan tentang prosedur keselamatan, ketenangan, dan kepatuhan terhadap instruksi awak kapal adalah kunci untuk meningkatkan peluang keselamatan.