LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tak boleh lagi ada perkosaan di negeri berideologi Pancasila

Ke depan, tidak boleh lagi ada tindakan perkosaan di negeri yang berideologi Pancasila ini.

2016-05-06 04:09:00
Kasus pemerkosaan Yuyun
Advertisement

Munculnya kasus pemerkosaan yang dialami oleh YY (14) mengundang reaksi dari seluruh kalangan masyarakat, tak terkecuali ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Dia menegaskan pelaku perkosaan dan pembunuhan patut dijatuhi hukuman seberat-beratnya karena tindakannya sudah di luar batas kemanusiaan.

"Perkosaan dan pembunuhan itu adalah perbuatan biadab," kata Zulkifli Hasan, di sela Sosialisasi Empat Pilar MPR RI serta Safari Kebangsaan Merajut Kebhinnekaan, di Balai Citra Resmi, Purwakarta, Jawa Barat, dilansir dari Antara Jumat (6/5).

Menurutnya, apa yang menimpa YY merupakan perbuatan yang sangat jelas melanggar kemanusiaan, sehingga patut dijatuhi hukuman seberat-beratnya. Apalagi dilakukan secara beramai-ramai. Dia juga berharap kasus YY merupakan kasus terakhir bagi kekerasan terhadap anak.

"Ke depan, tidak boleh lagi ada tindakan perkosaan di negeri yang berideologi Pancasila ini," katanya lagi.

Selain itu, dia juga meminta seluruh perhatian masyarakat terhadap bahaya narkoba, karena seperti diketahui YY menjadi korban kekerasan seksual 14 orang pria yang tengah mabuk dan diduga pengaruh obat-obatan terlarang.

"Narkoba sangat berbahaya bagi pemakainya karena dapat merusak bangsa Indonesia," kata dia pula.

Baca juga:
4 Alasan kejahatan seksual anak harus dihukum kebiri
Kemarahan Menteri Yohana dan janji bakal kawal kasus Yuyun
Panja perlindungan anak minta pemerintah keluarkan Perppu
Negara harus beri perlindungan terhadap perempuan dan anak
Wali kelas sebut Yuyun pelajar berprestasi dan suka membantu

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.