Tahukah Anda? Peningkatan Panen Padi Sidrap Capai 100 Ribu Ton, Ini Rahasia Suksesnya!
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengumumkan Peningkatan Panen Padi Sidrap yang signifikan. Produksi naik 100 ribu ton, bahkan harga gabah tertinggi di Indonesia. Bagaimana strategi mereka?
Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, mengumumkan kabar gembira terkait sektor pertanian. Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyatakan bahwa panen padi di wilayahnya mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pernyataan ini disampaikan Syaharuddin Alrif usai mengikuti panen perdana padi di Desa Bila Riawa, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, pada Selasa (02/9). Ia menegaskan bahwa hasil panen di berbagai lokasi menunjukkan tren peningkatan produksi yang konsisten.
Kecamatan Dua Pitue sendiri memiliki luas sawah kurang lebih 5.800 hektare, dengan Desa Bila Riawa menyumbang sekitar 968 hektare. Peningkatan ini menjadi indikator positif bagi ketahanan pangan daerah dan kesejahteraan petani di Sidrap.
Produksi Padi Sidrap Melonjak Drastis
Data terbaru menunjukkan bahwa hasil panen padi di Sidrap mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bupati Syaharuddin Alrif memaparkan bahwa setelah panen perdana di berbagai desa dan kecamatan, terjadi peningkatan kumulatif hingga 100 ribu ton sejak April 2025.
Secara rinci, hasil panen padi perdana pada April 2025 telah mencapai 303 ribu ton. Angka ini jauh melampaui produksi pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang hanya berada di angka 200 ribu ton. “Sejak April, hasil panen kita bertambah. Tahun 2024, hasil panen di Sidrap sekitar 200 ribu ton. Tahun 2025 naik menjadi 303 ribu ton, bertambah 100 ribu ton,” jelas Syaharuddin.
Lonjakan produksi ini menunjukkan efektivitas program dan kebijakan pertanian yang diterapkan di Sidrap. Peningkatan tonase ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan lokal tetapi juga berkontribusi pada stok pangan nasional.
Strategi Jitu Peningkatan Panen Padi Sidrap
Peningkatan produksi padi yang fantastis ini tidak terjadi begitu saja, melainkan hasil dari beberapa langkah strategis yang ditempuh pemerintah daerah. Syaharuddin Alrif menjelaskan tiga pilar utama yang menjadi fokus peningkatan produksi pertanian di Sidrap.
Pertama, pemerintah memastikan kelancaran distribusi pupuk bagi petani. Ketersediaan pupuk yang memadai dan tepat waktu sangat krusial untuk pertumbuhan tanaman padi yang optimal. Kedua, jaminan ketersediaan air irigasi menjadi prioritas utama. Dinas PSDA berperan aktif dalam memastikan pasokan air yang cukup untuk mengairi seluruh area persawahan.
Ketiga, pengendalian harga gabah juga menjadi perhatian serius. Bupati Syaharuddin Alrif mengaku harga gabah di Sidrap adalah yang tertinggi di Indonesia, mencapai Rp6.800 per kilogram, melebihi harga pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram. “Saya kontrol tiap bulan melalui rapat di rumah jabatan. Harga ditetapkan, pembayaran harus tunai, timbangan wajib milik kelompok tani, bukan pedagang. Empat belas kelompok tani di sini semuanya sudah punya timbangan. Potongan maksimal hanya 2 kilogram,” tegasnya.
Inovasi dan Program Pendukung Pertanian
Selain tiga pilar utama tersebut, pemerintah Kabupaten Sidrap juga mengimplementasikan berbagai inovasi dan program pendukung lainnya. Untuk musim tanam ketiga di Desa Bila Riawa, benih akan diseragamkan, berlabel, dan memiliki umur panen 70 hari, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan hasil.
Pemerintah juga menyiapkan obat-obatan pertanian dan pupuk yang dibutuhkan petani. Selain itu, upaya cetak sawah baru seluas 60 hektare telah disurvei, menunjukkan komitmen untuk memperluas lahan produktif. Program-program ini dirancang untuk memberikan dukungan komprehensif kepada para petani.
Mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel itu menambahkan bahwa selama enam bulan menjabat bupati, fokusnya tidak hanya pada pertanian tetapi juga pada bidang kesehatan. Ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menata permukiman dengan seragam pagar putih-biru serta penerangan teras yang memadai, menciptakan lingkungan yang rapi dan terang.
Sumber: AntaraNews