Tahukah Anda? Pemprov Jabar Tetap Alokasikan Anggaran Rp3 Miliar untuk Program Citarum Harum
Meskipun ada efisiensi anggaran lintas kementerian, Pemprov Jabar tegaskan komitmennya dengan alokasi Rp3 miliar untuk program Citarum Harum. Simak detail dukungan dan transformasi program ini!
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menegaskan komitmen kuatnya terhadap keberlanjutan program Citarum Harum, termasuk dukungan anggaran yang signifikan. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, di Gedung Sate Bandung pada Selasa (24/9).
Komitmen ini datang di tengah kebijakan efisiensi anggaran lintas kementerian yang diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Namun, Pemprov Jabar tetap memandang Citarum Harum sebagai sebuah kebutuhan esensial bagi masyarakat.
Dukungan finansial sebesar Rp3 miliar telah disiapkan untuk menjaga operasional Satgas Citarum Harum. Langkah ini menunjukkan prioritas Pemprov Jabar dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kualitas air sungai yang vital tersebut.
Citarum Harum: Bukan Sekadar Proyek, Melainkan Kebutuhan
Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa program Citarum Harum memiliki makna lebih dari sekadar proyek pembangunan. Menurutnya, program ini merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat Jawa Barat.
"Bagi kami, Citarum Harum bukan hanya sekadar proyek, melainkan kebutuhan," ucap Herman setelah pertemuan dengan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya program dalam menjaga ekosistem dan sumber daya air.
Meskipun terdapat instruksi efisiensi anggaran di tingkat kementerian, Pemprov Jabar tetap berkomitmen penuh. Mereka telah mengalokasikan dana khusus untuk memastikan operasional Satgas Citarum Harum tetap berjalan optimal.
Anggaran sekitar Rp3 miliar disiapkan untuk mendukung berbagai kegiatan operasional Satgas. Dukungan finansial ini diharapkan dapat menjaga momentum positif yang telah dicapai dalam upaya pemulihan Sungai Citarum.
Transformasi Program dan Penguatan Kelembagaan Satgas Citarum Harum
Ke depan, program Citarum Harum akan mengalami transformasi signifikan dengan menempatkan masyarakat sebagai aktor utama. Edukasi dan partisipasi aktif warga menjadi kunci keberhasilan jangka panjang.
Herman Suryatman menekankan pentingnya edukasi agar masyarakat memiliki rasa kepemilikan terhadap sungai. "Edukasi kepada masyarakat sangat penting agar tumbuh rasa memiliki. Satgas menjadi penggerak, tetapi titik berat keberhasilan ada pada partisipasi masyarakat," ujarnya.
Di sisi lain, Ketua BAM DPR RI, Ahmad Heryawan (Aher), menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendorong penguatan kelembagaan Satgas Citarum Harum. Penguatan ini dianggap krusial untuk memberikan kewenangan yang lebih tegas kepada Satgas.
Aher juga menekankan pentingnya indikator capaian yang jelas, terutama terkait kualitas air Citarum. Ia berharap kualitas air yang saat ini berstatus cemar ringan dapat terus meningkat hingga mencapai angka 60 atau bahkan 70.
Dukungan Anggaran dan Harapan Peningkatan Kualitas Air
Dukungan anggaran dari Pemprov Jabar sebesar Rp3 miliar menjadi bukti nyata komitmen daerah. Dana ini akan digunakan untuk operasional harian Satgas Citarum Harum, memastikan program dapat berjalan tanpa hambatan.
"Meski anggaran lintas kementerian mengalami efisiensi, Pemprov Jabar tetap menyiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk menjaga operasional Satgas Citarum Harum," kata Herman Suryatman. Ini menunjukkan prioritas Pemprov Jabar.
Ahmad Heryawan menambahkan bahwa BAM DPR RI siap menjadi jembatan aspirasi dan persoalan kepada kementerian terkait. Tujuannya adalah agar Satgas memiliki akses lebih baik terhadap sumber daya dan dukungan.
Harapan besar tertumpu pada peningkatan kualitas air Citarum. Dari status cemar ringan saat ini, targetnya adalah mencapai kualitas air yang jauh lebih baik, menunjukkan keberhasilan upaya kolaboratif ini.
Sumber: AntaraNews