Tahukah Anda? CDiC Targetkan 100 Ribu Anak dengan Diabetes Tipe 1 Dapatkan Perawatan Layak
Program Changing Diabetes in Children (CDiC) di Indonesia berkomitmen menjangkau 100 ribu anak dan remaja dengan diabetes tipe 1 agar hidup sehat. Bagaimana CDiC mewujudkannya?
Program kemitraan global publik Changing Diabetes in Children (CDiC) di Indonesia menunjukkan komitmen kuatnya untuk menjangkau sekitar 100 ribu anak dan remaja dengan diabetes tipe 1. Tujuannya adalah memastikan mereka mendapatkan perawatan yang layak agar dapat hidup sehat dan berkualitas.
Inisiatif ini dipimpin oleh Novo Nordisk Indonesia, bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Kementerian Kesehatan. Komitmen ini selaras dengan prinsip 'No Child Should Die from Diabetes' yang dipegang teguh oleh Novo Nordisk, dengan target pencapaian hingga tahun 2030.
Sejak diluncurkan di Indonesia pada tahun 2021, program CDiC telah berhasil menjangkau ribuan anak. Fokus utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan tenaga kesehatan mengenai potensi diabetes tipe 1 pada anak, sekaligus mengurangi angka underdiagnosis dan misdiagnosis.
Fokus dan Capaian CDiC
Banarsono Trimandojo, Market Access & Public Affairs Director dari Novo Nordisk Indonesia, menegaskan bahwa CDiC berkomitmen penuh untuk memastikan setiap anak dengan diabetes tipe 1 mendapatkan perawatan, edukasi, dan dukungan yang komprehensif. “Kami berkomitmen penuh memastikan setiap anak dengan diabetes tipe 1 mendapatkan perawatan, edukasi, dan dukungan yang komprehensif,” ujarnya.
Hingga saat ini, program yang diketuai oleh pakar endokrin anak Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K) Subsp. End., FAAP FRCPI (Hon.), telah menjangkau sekitar 2.085 anak. Kemitraan strategis dengan IDAI dan Kementerian Kesehatan menjadi kunci dalam membangun kapasitas sistem kesehatan, melalui pendidikan pasien dan penguatan tenaga kesehatan.
Prof. Aman menambahkan bahwa sejak 2021, CDiC telah berhasil mendidik 6.243 tenaga kesehatan. Mereka terdiri dari dokter anak, dokter umum, perawat, dan dietisien, yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia.
Dengan adanya pendataan dan pemantauan rutin melalui CDiC, gula darah anak-anak penderita diabetes tipe 1 dapat terkontrol lebih baik. Prof. Aman menyatakan, “Rata-rata HbA1c atau gula rata-rata selama 3 bulan itu cukup baik, dan juga dengan kita berikan strip gula darah 4 kali per hari, itu dia cukup baik sekarang. Jadi rata-rata gula darah mereka itu tidak ada lagi yang di atas 250.”
Strategi dan Target Masa Depan
Ke depan, CDiC menargetkan pembangunan 22 klinik diabetes di seluruh Indonesia pada tahun 2029. Inisiatif ini juga mencakup perbaikan sistem rujukan, sehingga penderita diabetes tipe 1 dapat langsung memperoleh insulin setelah berkonsultasi dengan dokter, bahkan dari tingkat puskesmas.
Program ini juga berfokus pada pemberdayaan keluarga, tenaga kesehatan, dan kemandirian pasien. Edukasi komprehensif diberikan kepada anak dan orang tua, mencakup lima pilar penting dalam manajemen diabetes.
Pilar-pilar tersebut meliputi:
- Insulin
- Pola makan yang tepat
- Monitor gula darah secara teratur
- Olahraga yang sesuai
- Edukasi terhadap kesehatan seumur hidup
Melalui pendekatan holistik ini, CDiC berupaya membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan dan memberikan harapan baru bagi anak-anak dengan diabetes tipe 1 di Indonesia.
Sumber: AntaraNews