LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Syarat lowongan kerja Hotel Hawaii Bali berunsur SARA

Pemilik Hawaii Bali telah meminta maaf dan sudah konfirmasi tentang masalah ini.

2016-03-18 16:28:36
Hotel
Advertisement

Wakil Bupati Badung, Bali, Ketut Suiasa memanggil pemilik usaha Hotel Hawaii Bali. Pemanggilan ini lantaran pihaknya menduga Hawai Balai membuka lowongan kerja dengan memiliki unsur SARA atau membeda-bedakan suku, agama, ras dan antargolongan.

"Pemerintah memanggil pemilik Hawai Bali, karena ingin memastikan dan berkoordinasi terkait informasi lowongan kerja yang diposting staf perusahaan itu di sosial media," kata Wabup Ketut Suiasa di Mangupura, Jumat (18/3).

Seperti diberitakan Antara. Dalam pemanggilan itu, Menajer Hawaii Bali Fu Jan Phin, I Made Suanditha, Staf Nujumul Laili dan Penasehat Owner Ngenjung Saputra hadir memenuhi panggilan. Kemudian, Wakil Bupati Badung Suiasa didampingi Kadisosnaker Badung IB Oka Dirga.

Terkait dengan posting lowongan kerja yang memiliki unsur SARA melalui akun Laili itu, pihaknya meminta pemilik perusahaan harus mengingat kerangka dasar Pancasila yang sudah diatur dalam Undang-Undang Negara Indonesia.

"Apabila berbicara Pancasila, kita tidak boleh diskriminatif dan tetap berpedoman pada Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.

Ia menilai, pembukaan lowongan kerja tersebut terlalu sensitif karena ada kandungan SARA dan ini tidak boleh dilakukan. Sehingga tidak terulang lagi di Kabupaten Badung.

"Atas kejadian ini perusahaan Hawaii Bali akan kami berikan peringatan. Kalau kembali terulang, Pemkab Badung tidak segan-segan akan mengambil tindakan tegas baik terhadap oknumnya maupun perusahaannya," ujarnya.

Owner Hawaii Bali, Fu Jan Phin yang diwakili Manajer I Made Suanditha menyampaikan memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekeliruan Nujumul Laili dan Management Hawaii Bali Group atas keteledoran stafnya yang memasukkan iklan lowongan kerja di media sosial facebook.

"Sehubungan dengan masalah tersebut Laili telah dimintai keterangan di Polsek Kuta dan dilanjutkan dengan mediasi," ujarnya.

Pihaknya tidak bermaksud untuk mendeskriditkan umat, krama Hindu, warga Bali. "Kami berjanji untuk lebih berhati-hati supaya tidak menimbulkan keresahan," katanya.

Baca juga:
Pemkot Denpasar sidak turis asing yang tinggal di Ubung
Melayat hina pemimpin agama, Kenik dibacok saat duel pakai sajam
Pasar burung di Denpasar ini ketahuan jual satwa yang dilindungi
Diduga malu punya sakit saraf, Surya bunuh diri minum racun serangga
Politikus anti-Islam Belanda diadili karena menganjurkan rasisme

(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.