Diduga malu punya sakit saraf, Surya bunuh diri minum racun serangga
Merdeka.com - I Wayan Surya Wirawan (43) nekad mengakhiri hidupnya dengan minum racun pembasmi hama. Itu diduga dilakukannya lantaran malu menderita penyakit saraf menahun.
Jalan pintas yang dilakukan pria asal Desa Antapan, Baturiti, Tabanan, Bali, ini sesungguhnya pernah dilakukan sebelumnya dengan cara menyayat urat nadi. Namun, aksinya berhasil digagalkan dan harus mendapat perawatan selama 4 bulan.
"Saya tidak menyangka saudara kami senekad ini. Dulu pernah mau bunuh diri, tapi selamat. Sekarang malah minum racun, rumah saat sepi," Kata Made Karja sepupu korban, Jumat (18/3) di Tabanan.
Dugaan minum racun, setelah ditemukan adanya serbuk Metindo yang merupakan insektisida pembasmi hama dalam sebuah gayung mandi.
Korban sendiri ditemukan oleh keluarganya dalam posisi tangan memegang leher seperti menahan sakit. "Kita temukan ada di bawah kolong tempat tidur. Tangannya memegang leher, hanya bungkus Metindo di sebelahnya," tutur Karja.
Kapolsek Baturiti, AKP Hery Supriawan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa menurut keterangan dari keluarga, sejak 10 tahun terakhir korban mengalami gangguan saraf dan kerap kambuh tiba-tiba. Diduga rasa malu akan penyakit saraf yang dideritanya jadi penyebab korban nekad untuk bunuh diri.
"Keluarga korban mengatakan jika sebelumnya korban juga pernah mencoba bunuh diri dengan menyayat urat nadi bagian lengan kiri hingga mendapat perawatan intensif selama 4 bulan di RSU Kasih Ibu, Tabanan," terang AKP Hery.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya