Sopir yang Mengemudikan BST Melewati Marka Jalan hingga Diserempet Railbus Dipecat
Direktur PT BST Sri Sadadmojo mengatakan, pemberhentian sopir BST tersebut sudah melalui pertimbangan dari Dinas Perhubungan dan stakeholder lainnya. Sopir itu dinilai melakukan pelanggaran berat.
PT Bengawan Solo Trans, selaku pengelola Batik Solo Trans (BST) telah memberhentikan sopir armada bus yang mengalami kecelakaan di simpang empat Gendengan belum lama ini. Pengemudi BST berinisial R dianggap melakukan pelanggaran berat, saat bus yang dikemudikan berserempetan dengan Railbus Bathara Kresna.
Direktur PT BST Sri Sadadmojo mengatakan, pemberhentian sopir BST tersebut sudah melalui pertimbangan dari Dinas Perhubungan dan stakeholder lainnya.
"Kita sudah memberhentikan pengemudi yang bersangkutan. Kita juga minta pertimbangan ke Dishub dan stakeholder lainnya. Dia sudah melakukan kesalahan yang bisa membahayakan penumpang juga orang lain. Ini biar jadi efek jera untuk pengemudi lainnya,” ujar Sadadmojo, Senin (10/5).
Terpisah Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka membenarkan jika pengemudi BST telah diberhentikan. "Sudah diberhentikan. Itu masuk kategori pelanggaran berat. Dia melewati batas marka. Ini membahayakan penumpang bus dan kereta,” kata Gibran.
Menurut putra sulung Presiden Joko Widodo, itu apa yang dilakukan pengemudi BST sudah melanggar SOP, sudah melanggar batas marka kereta. Sehingga kesalahan yang dilakukan masuk kategori berat.
Terkait kerusakan Railbus, Gibran mengaku masih berkoordinasi dengan PT KAI. Pihaknya menunggu surat dari KAI untuk memberikan ganti rugi.
"Kami minta maaf kepada para penumpang dan masyarakat. Semoga kecelakaan seperti ini tidak terulang lagi,” pungkas dia.
Baca juga:
Railbus Batara Kresna Menyerempet Bus BST di Jalan Slamet Riyadi Solo
Jembatan Layang Kereta di Meksiko Runtuh
11 Orang Tewas dan 98 Terluka dalam Kecelakaan Kereta Api di Mesir
Bermain di Tepi Rel Kereta Api, Nasib Bocah Kediri Ini Berujung Miris
4 Gerbong Kereta Tergelincir di Mesir, 11 Tewas dan 97 Terluka
Kereta Tergelincir di Dalam Terowongan Taiwan, 36 Tewas