Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

11 Orang Tewas dan 98 Terluka dalam Kecelakaan Kereta Api di Mesir

11 Orang Tewas dan 98 Terluka dalam Kecelakaan Kereta Api di Mesir Kereta tergelincir di Mesir. ©2021 REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Merdeka.com - Sedikitnya 11 orang tewas dan 98 lainnya terluka setelah sebuah kereta api tergelincir di Provinsi Qalyubia, Mesir, menurut koresponden Al Arabiya.

Beberapa korban terperangkap di bawah gerbong yang terguling, menurut para saksi mata. Masinis, seorang asisten, dan delapan lainnya ditangkap dan penyelidikan sedang dilakukan kantor kejaksaan setempat, menurut laporan media lokal, dikutip dari Al Arabiya, Senin (19/4).

Kabinet Mesir menyampaikan dalam sebuah pernyataan, empat gerbong kereta api yang sedang menuju Kairo dari Mansoura itu, keluar dari rel.

Kementerian kesehatan menyampaikan, puluhan ambulans dikerahkan menuju TKP. Para penyelidik juga diterjunkan untuk memastikan penyebab kecelakaan.

Pada Minggu, Presiden Mesir, Abdel-Fattah al-Sisi menugaskan otoritas teknik militer menyelidiki insiden terbaru ini, yang terjadi setelah kecelakaan kereta api yang mematikan bulan lalu yang menewaskan sedikitnya 20 orang.

Menurut Gubernur Qalyubia, delapan gerbong terguling di dekat kota Benha pada Minggu.

Harian Youm7 Mesir melaporkan, 20 ambulans tiba di TKP setelah kereta 949 Cairo-Mansoura tergelincir. Ini kereta tergelincir kedua di Mesir dalam sepekan, setelah insiden yang sama terjadi di Minya al-Qamh di mana sekitar 15 orang terluka menurut laporan Youm7.

Insiden di Qalyubia ini terjadi beberapa pekan setelah sedikitnya 18 orang tewas dan puluhan lainnya terluka ketika dua kereta bertabrakan di Provinsi Sohag, Mesir, pada 26 Maret.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP