Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Railbus Batara Kresna Menyerempet Bus BST di Jalan Slamet Riyadi Solo

Railbus Batara Kresna Menyerempet Bus BST di Jalan Slamet Riyadi Solo Railbus Batara Kresna Senggol BST di Jalan Slamet Riyadi Solo. ©2021 Tangkapan layar akun kabarsolo

Merdeka.com - Railbus Batara Kresna yang sedang melaju dari Stasiun Purwosari Solo menyenggol bus Batik Solo Trans (BST) di Jalan Slamet Riyadi, Gendengan, Solo, Sabtu (8/5). Peristiwa tersebut terekam kamera penumpang BST yang berjalan dari arah berlawanan dan viral di sejumlah media sosial.

Dalam video berdurasi 13 detik, posisi BST sedang berhenti di salah satu simpang 4 Slamet Riyadi. Bus sedang berjalan di jalur contra flow menuju arah barat, Bandara Internasional Adi Soemarmo, melalui Kartasura, Sukoharjo.

Posisi bus yang terlalu mepet dengan rel, membuat bodi kedua moda transportasi massal bersenggolan. Beberapa penumpang yang berada di dalam terlihat ketakutan saat terjadi guncangan pada badan bus. Namun sesaat kemudian Railbus berhenti.

railbus batara kresna senggol bst di jalan slamet riyadi solo©2021 Tangkapan layar akun kabarsolo

Kepala Bidang Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Ari Wibowo membenarkan peristiwa tersebut. "Itu peristiwanya kemarin di Gendengan,” ujar Ari kepada merdeka.com.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta maaf atas kejadian tersebut. Permintaan maaf Gibran disampaikan di akun instagram kabarsolo yang mengunggah peristiwa tersebut Minggu (9/5) siang.

"Mohon maaf, akan kami evaluasi," kata Gibran.

Selain digunakan untuk KA perintis Bathara Kresna relasi Solo - Wonogiri, jalur kereta api tengah kota di Solo selama ini juga digunakan untuk KA uap kuno Jaladara atau Sepur Kluthuk Jaladara. Kereta buatan Jerman tahun 1896 itu didatangkan Wali Kota Joko Widodo (Jokowi) saat itu dari Meseum KA Ambarawa.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP