Sering pecat bawahan, Ruki disebut Busyro otoriter & antikritik
"Pak Ruki itu sudah tua dan harus menunjukkan ketuaannya itu," sindir Busyro.
Tak ada angin dan hujan, capim KPK Busyro Muqoddas, mendadak mengkritik kepemimpinan Plt Ketua KPK, Taufiequrrahman Ruki. Gaya kerja Ruki yang hobi memecat bawah dinilainya sebagai perbuatan otoriter dan antikritik.
"Pak Ruki itu sangat otoriter dan antikritik terhadap penyidik dan staf di KPK. Lihat berapa banyak yang sudah di-skors dan dipecat oleh dia," kata Busyro di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Senin (14/12).
Busyro menjelaskan, sikap Ruki yang seperti itu sangat tak pantas dan tak baik dalam suatu institusi apalagi dalam ruang KPK. Padahal menurutnya, KPK itu harus dipimpin oleh seorang yang mampu menerima masukan dan mampu berkomunikasi baik dengan siapapun.
"Dan sebenarnya pimpinan KPK sering menerima kritik keras dari pegawai dan penyidik KPK. Namun itu semua justru masukan untuk kinerja ke depannya. Agar bisa memimpin KPK lebih baik. Masukan itu penting," tuturnya.
Busyro pun tak segan-segan membenarkan bahwa ia bersama dengan beberapa orang lainnya mempunyai sebuah group untuk kritik Ruki.
"Saya ada group namanya Alumni C1. Saya mengkritik di sana sekitar tanggal 23 September lalu. Ya isi grup itu mengkritik kepemimpinan Pak Ruki. Saya bilang Pak Ruki itu sudah tua dan harus menunjukkan ketuaannya itu," tutupnya.
Baca juga:
Politikus PKS sebut Johan Budi tak layak jadi pimpinan KPK
Jabatan Pandu & Zul akan habis, Ruki desak tes capim KPK digelar
Abraham minta pimpinan KPK yang baru tak ciut nyali berantas korupsi
Plt Wakil Ketua KPK: Kalau cuma pencegahan, KPK bubarkan saja
KPK lantik Deputi Penindakan dan Deputi Pencegahan baru
Plt Pimpinan KPK ogah komentari pengunduran fit & proper test di DPR
Masa tugas habis Desember, KPK rapat terakhir dengan Komisi III DPR