Seorang Pria di Denpasar Dikeroyok di Tengah Jalan Hingga Terkapar dan Luka-luka
Ketiga pelaku yang ditangkap berinisial AYUS (21), YB (21), dan FU (21). Dan saat ini telah diamankan di Polsek Denpasar Barat.
Polresta Denpasar bersama Polsek Denpasar Barat berhasil menangkap tiga pelaku pengeroyokan terhadap seorang pria berinisial MS (41). Aksi brutal yang sempat terekam dan viral di media sosial itu memperlihatkan korban dipukuli sejumlah pria bersweater merah hingga terkapar di tengah jalan
Ketiga pelaku yang ditangkap berinisial AYUS (21), YB (21), dan FU (21). Dan saat ini telah diamankan di Polsek Denpasar Barat.
Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Mahendradatta, sebelah Barat TL Merpati, Kota Denpasar, pada Rabu (29/10) sekitar pukul 18:30 WITA.
"Modus operandinya, korban dipukul secara bersama-sama dengan menggunakan besi dan tangan," kata Kompol Sukadi, Kamis (30/10).
Kronologinya, pada Rabu (29/10) sekitar pukul 18.30 WITA, berawal dari rombongan pekerja dari sebuah perusahaan berjumlah sembilan orang mengendarai mobil pikap dengan pelat nomor DK 8651 FO, pulang dari proyek instalasi listrik di Labuan Sait, Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, ke daerah Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung.
Kemudian, pada saat mau belok dari Jalan Sunset Road ke arah Jalan Imam Bonjol, tiba-tiba disalip oleh truk hijau dengan pelat nomor DK 8179 AJ, dengan memotong jalur, sehingga sopir pikap dan penumpang kaget, lalu meneriaki sopir truk. Setelah itu, penumpang pikap turun menggedor truk dan saat itu sopir truk menutup kaca dan masalah tersebut dianggap selesai, dan kembali melanjutkan perjalanan melalui Jalan Mahendradata.
Selanjutnya, sampai di Simpang Jalan Mahendradatta, tiba- tiba sekitar lima pengendara sepeda motor melempar mobil menggunakan batu dan memukul mobil menggunakan besi sehingga sopir pikap berhenti di tengah jalan lalu kabur bersama penumpang lainnya untuk menyelamatkan diri bersembunyi ke rumah warga sekitar TKP.
"Sedangkan korban saat itu turun dari mobil, mau melerai teman yang dipukul oleh pelaku. Namun korban balik dikeroyok oleh para pelaku menggunakan besi dan tangan hingga terjatuh ke aspal," imbuhnya.
Akibat kejadian, korban mengalami luka di pelipis kiri luka terbuka, mata kiri bengkak, luka tergores pada perut kiri, memar dan lecet punggung tangan kiri, lebam pada punggung dan pundak, dan kepala kiri bengkak.
Sementara, dari keterangan korban MS saat itu korban dan rekan-rekannya pulang dari proyek di Labuan Said, menggunakan mobil pikap dengan posisi korban duduk di samping sopir. Kemudian saat sampai di Simpang Jalan Imam Bonjol - Sunset Road, pelaku menyalip dan hampir menabrak mobil yang ditumpangi korban.
Kemudian sempat ditanya,"Maunya apa?". Lalu pelaku meminta maaf dan korban menganggap tidak ada masalah. Namun pada saat sampai di simpang Jalan Mahendradatta, tiba-tiba dihadang oleh pelaku dan teman-temannya dan ribut dengan teman- teman korban yang duduk di bak belakang.
Lalu, korban turun dan mau melerai namun korban dipukul oleh para pelaku kemudian jatuh ke aspal dan tidak sadarkan diri, setelah sadar sudah diamankan di Kantor Pemadam Kebakaran.
"Dugaan sementara kejadian pengeroyokan dipicu karena salah paham di jalan raya. Saat ini para pekerja (dibawa) ke Polsek Denpasar Barat untuk di mintai keterangan lebih lanjut," ujarnya.