Senjata untuk menembak 9 terpidana mati jenis SS1 buatan Pindad
"Anggota kita yang sudah sejak seminggu yang lalu berada disana," jelasnya.
Untuk mengeksekusi sembilan terpidana mati gelombang kedua di Lapas Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tim Resmob Polda Jateng akan menggunakan senjata api laras panjang otomatis serbu jenis SS1 buatan Pindad Bandung, Jawa Barat.
"Senpinya (senjata apinya) laras panjang, otomatis senpi serbu," ungkap sumber merdeka.com di Mapolda Jateng di Jalan Pahlawan Kota Semarang, Jawa Tengah Senin (27/4).
Sumber tersebut membenarkan jika sebanyak 140 anggota Resmob yang menggunakan SS1 ini akan dibagi ke 9 terpidana mati.
"Anggota kita yang sudah sejak seminggu yang lalu berada disana," jelasnya.
Senpi jenis SS1 ini merupakan tipe senapan serbu yang diproduksi dan digunakan sejak tahun 1991. Senjata dengan berat 4,01 kg (kosong), panjang 997 mm dengan peluru 5,56 x 45 mm standar NATO.
Senapan ini diproduksi oleh PT. Pindad Bandung, berdasarkan senapan FN FNC dengan lisensi dari perusahaan senjata Fabrique Nationale (FN), Belgia.
Baca juga:
Foto salib terpidana mati beredar luas, pendeta geram
Terpidana mati peluk keluarga saja masih dalam kondisi diborgol
Survei: 84,1 persen publik setuju hukuman mati pengedar narkoba
Empat perempuan sudah dieksekusi mati